Jangan Salah Pilih, Jenis Nada Alarm Ini Berisiko Alami Inersia Saat Bangun Tidur

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 13 Juni 2021 | 10:53 WIB
Jangan Salah Pilih, Jenis Nada Alarm Ini Berisiko Alami Inersia Saat Bangun Tidur
Alarm bangun pagi. (shutterstock)

Suara.com - Bangun pagi dengan mengandalkan alarm seringkali dimanfaatkan orang agar tidak terlambat. Karenanya wajar jika bunyi nyaring kerap dipilih sebagai nada alarm.

Akan tetapi penelitian membuktikan bahwa jenis nada alarm bisa mempengaruhi kondisi tubuh saat bangun. Sebuah studi baru menemukan banyak jenis nada alarm tertentu berisiko sebabkan 'kelambanan tidur' atau inersia, perasaan grogi dan kurangnya kewaspadaan karena belum siap untuk bangun. 

Tim dari RMIT University menambahkan, sleep inertia adalah fenomena fisiologis yang bisa bertahan hingga empat jam, di mana pun manusia tidur.

Sementara kafein, cahaya, dan mandi air panas dapat menyembuhkan pening di pagi hari, para peneliti menemukan bahwa suara-suara tertentu juga mengurangi inersia tidur. Studi mereka mengungkapkan nada dengan melodik, apa pun genre musiknya, lebih efektif mengurangi inersia tidur dibandingkan dengan alarm bip tidak melodi.

Ilustrasi bangun tidur. (Unsplash/Kinga Cichewicz)
Ilustrasi bangun tidur. (Unsplash/Kinga Cichewicz)

Penulis studi mendefinisikan musik melodik sebagai segala sesuatu yang mudah untuk dinyanyikan atau disenandungkan. 

Untuk mempelajari seberapa efektif bangun tidur dengan musik, penulis penelitian merancang aplikasi khusus untuk memungkinkan peserta bangun dengan suara alarm yang berbeda di ponsel. Setelah bangun, peserta harus segera memulai aktivitas seperti permainan untuk mengukur kewaspadaan.

Peserta harus menyentuh ponsel mereka secepat mungkin ketika warna bentuk tertentu berubah.

“Suara alarm melodi membuat peserta memiliki respons yang lebih cepat dan akurat, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang bangun menggunakan suara alarm klasik tanpa melodi,” tim menulis dalam rilis universitas, dikutip dari Study Finds.

Tentu saja, tidak semua orang bisa bangun pada waktu yang telah ditentukan atau bahkan memilih suara yang mereka dengar. 

“Kami meninjau semua penelitian yang tersedia tentang desain alarm suara dan kebangkitan pada kelompok usia yang berbeda. Ini mengungkapkan bahwa dalam skenario darurat, anak-anak juga menerima bagaimana desain suara alarm memengaruhi keadaan bangun mereka," tulis para peneliti.

Peneliti Stuart McFarlane dan tim menambahkan alarm bernada rendah atau bahkan suara manusia tampaknya lebih efektif dalam mengurangi inersia tidur daripada alarm atau sirene berfrekuensi tinggi. Anak-anak dalam penelitian mereka menunjukkan waktu respons dan keterampilan memori yang lebih baik ketika mendengar suara frekuensi rendah.

Para peneliti percaya alasannya karena ada hubungannya dengan cara suara diproses oleh telinga bagian dalam dan otak. Studi sebelumnya telah menemukan bahwa musik mengaktifkan daerah otak tertentu yang mengontrol perhatian. Namun, para ilmuwan masih berusaha mencari tahu bagaimana dan mengapa ini terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Volume Limas: Rumus, Jenis dan Contoh Soalnya

Volume Limas: Rumus, Jenis dan Contoh Soalnya

Tekno | Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:12 WIB

Bangun Ruang: Pengertian dan Macam-macamnya

Bangun Ruang: Pengertian dan Macam-macamnya

Tekno | Sabtu, 12 Juni 2021 | 18:30 WIB

Ingin Sehat? Lakukan 5 Hal Ini Saat Bangun Tidur

Ingin Sehat? Lakukan 5 Hal Ini Saat Bangun Tidur

Your Say | Sabtu, 12 Juni 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB