Studi: Seorang Pria Terapi Diet Keto untuk Mengatasi Kanker, Hasilnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 14 Juni 2021 | 07:55 WIB
Studi: Seorang Pria Terapi Diet Keto untuk Mengatasi Kanker, Hasilnya?
Diet ketogenic yang dikenal pula dengan sebutan diet keto, yaitu diet karbohidrat. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa diet keto mungkin bisa membantu pasien dengan kanker. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan pada jurnal Frontiers in Nutrition. 

Melansir dari Healthshots, laporan tersebut merupakan evaluasi pertama penggunaan terapi ketogenik (KMT) pada pasien dengan kanker. Terapi ketogenik adalah pendekatan nutrisi non-toksik, dipandang sebagai pelengkap atau alternatif yang menggunakan diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak untuk mengelola berbagai jenis kanker, termasuk glioblastoma (GBM).

Dalam kasus khusus ini, tumor pasien mengandung mutasi yang dikenal sebagai IDH1. Mutasi ini diperoleh secara kebetulan dan diketahui meningkatkan kelangsungan hidup secara keseluruhan. Jadi temuan ini sangat relevan dengan pasien lain yang tumornya mengandung mutasi ini.

Menurut Profesor Biologi Boston College, Thomas Seyfried, ia telah lama menganjurkan manfaat KMT untuk mengobati penyakit.

"Karena GBM, seperti kebanyakan kanker ganas, bergantung pada fermentasi untuk sintesis energi dan kelangsungan hidup, pembatasan simultan bahan bakar yang dapat difermentasi, seperti glukosa dan glutamin, sambil meningkatkan badan keton yang tidak dapat difermentasi, menawarkan strategi terapi tidak beracun untuk mengelola GBM," kata Seyfried. 

"Studi lebih lanjut akan diperlukan untuk menguji hipotesis ini pada pasien lain yang didiagnosis dengan GBM," imbuhnya. 

Diet keto (Pixabay/zuzyusa)
Diet keto (Pixabay/zuzyusa)

Pasien, dalam kasus ini didiagnosis menderita glioblastoma pada tahun 2014 dan menghindari standar perawatan tradisional dan malah memulai diet ketogenik mandiri dalam upaya mengelola kankernya.

Para peneliti menemukan tumor pasien terus tumbuh sangat lambat selama periode tiga tahun tanpa edema vasogenik yang diharapkan hingga 2017.

"Setelah operasi, pasien melanjutkan dengan diet ketogenik yang dilakukan sendiri untuk mempertahankan nilai Glucose Ketone Index (GKI) yang rendah, yang mengindikasikan ketosis terapeutik," para peneliti melaporkan.

"Kami terkejut mengetahui bahwa KMT dapat bekerja secara sinergis dengan mutasi IDH1 untuk secara bersamaan menargetkan dua jalur metabolisme utama yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan GBM," kata Seyfried.

Meskipun begitu, para peniti menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Dipaksa, Begini Cara Ampuh Membuat Orang Mengurangi Asupan Alkohol

Bukan Dipaksa, Begini Cara Ampuh Membuat Orang Mengurangi Asupan Alkohol

Health | Minggu, 13 Juni 2021 | 19:10 WIB

Sering Berkeringat Setiap Tidur Malam? Waspadai Gejala Kanker Ginjal!

Sering Berkeringat Setiap Tidur Malam? Waspadai Gejala Kanker Ginjal!

Health | Sabtu, 12 Juni 2021 | 14:00 WIB

Sempat Didoagnosis Kanker Prostat, Kak Seto Ungkap Salah Satu Sebabnya

Sempat Didoagnosis Kanker Prostat, Kak Seto Ungkap Salah Satu Sebabnya

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB