Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Begini Cara Lakukan Tindakan CPR

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:31 WIB
Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Begini Cara Lakukan Tindakan CPR
Ilustrasi tindakan CPR. (Pexels)

Suara.com - Pebulu tangkis Markis Kido, meninggal dunia karena serangan jantung kemarin, Senin (14/6/2021). PBSI pun mengonfirmasi kabar meninggalnya Markis Kido melalui akun Instagram resmi mereka.

Seperti yang kita tahu, serangan jantung salah satu kondisi darurat yang bisa menyebabkan kematian. Karena itu, orang dengan serangan jantung membutuhkan pertolongan medis cepat.

Bila tim medis belum datang, maka orang di sekitarnya bisa melakukan pertolongan pertama. Salah satu pertolongan pertama untuk pasien serangan jantung adalah CPR.

CPR adalah prosedur medis pada pasien serangan jantung untuk membantu memompa darah ke seluruh tubuh. Tindakan CPR untuk pasien serangan jantung ini bisa meningkatkan peluang mereka bertahan hidup.

CPR adalah singkatan dari cardiopulmonary resuscitation, yang melibatkan penekanan dada pasien ke atas dan ke bawah. Tindakan CPR ini digunakan ketika jantung berhenti bekerja dengan baik dan berhenti berdetak.

Serangan jantung mendadak menghentikan darah yang mengalir ke seluruh tubuh dan otak kekurangan oksigen. Karena itu dilansir dari Express, kondisi ini bisa mempengaruhi pernapasan pasien dan mereka mungkin akan kehilangan kesadaran.

Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp
Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp

Cara melakukan CPR

Langkah pertama adalah meletakkan 1 tumit tangan Anda di tengah dada pasien, dengan tangan yang lain berada di atasnya. Tekan dada sekitar 5cm, dengan kecepatan 100 hingga 120 kompresi per menit. Setelah setiap 30 interval kompresi dada, berikan dua napas bantuan kepada pasien.

Guna memberikan napas bantuan, Anda harus memiringkan kepala pasien ke belakang dengan lembut dan mencubit hidungnya. Lalu, mulailah memberi napas bantuan melalui mulutnya secara langsung, dengan cara meniupnya kuat selama satu detik.

baca juga

Cara ini adalah kunci untuk memastikan dada pasien naik dan memberikan napas bantuan kedua. Lalu, kembali ke kompresi dada selama 30 ketukan lagi dan teruskan sampai bantuan medis datang.

Selama pandemi virus corona, Anda tidak disarankan melakukan tindakan memberi napas bantuan, kecuali Anda berada di gelembung sosial yang sama dengan pasien.

Jika tidak, cukup letakkan handuk atau kain di atas hidung dan mulut pasien, lalu berikan kompresi dada sampai bantuan datang. Tindakan kompresi dada dan napas bantuan ini akan membantu tubuh pasien mengalirkan darah ke seluruh tubuhnya.

Napas juga membantu mengantarkan oksigen ke paru-paru, kemudian diteruskan ke otak. CPR secara efektif mengambil alih peran jantung dan paru-paru, sehingga setiap detik sangat berarti. Karena itu, penting melakukan pertolongan pertama ini sampai ambulans tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Begini 4 Pertolongan Pertamanya

Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Begini 4 Pertolongan Pertamanya

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 13:40 WIB

Markis Kido Meninggal Saat Bermain Bulutangkis, Dokter: Dia Terdeteksi Hipertensi

Markis Kido Meninggal Saat Bermain Bulutangkis, Dokter: Dia Terdeteksi Hipertensi

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 13:18 WIB

Markis Kido Meninggal, Jangan Lakukan Ini Saat Beri Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Markis Kido Meninggal, Jangan Lakukan Ini Saat Beri Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 11:43 WIB

Terkini

Cara Menyimpan Resep dari TikTok dan Pinterest Paling Gampang

Cara Menyimpan Resep dari TikTok dan Pinterest Paling Gampang

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Urutan Pemakaian Moisturizer, Sunscreen, dan Skin Tint agar Tidak Geser

Urutan Pemakaian Moisturizer, Sunscreen, dan Skin Tint agar Tidak Geser

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Berapa Biaya Laser Flek Hitam Pico Laser di Klinik Kecantikan? Ini Kisaran Harganya

Berapa Biaya Laser Flek Hitam Pico Laser di Klinik Kecantikan? Ini Kisaran Harganya

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan

Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Festival Mbois 2026 dari BRI

Cara Dapat Diskon Tiket Festival Mbois 2026 dari BRI

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Wajah Auto Mulus! 5 Dark Spot Correcting Serum Ampuh Samarkan Noda Hitam

Wajah Auto Mulus! 5 Dark Spot Correcting Serum Ampuh Samarkan Noda Hitam

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:00 WIB

3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau

3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Kerajaan Bisnis Haji Isam, dari Perusahaan Batu Bara dan Sawit hingga Pabrik Gula

Kerajaan Bisnis Haji Isam, dari Perusahaan Batu Bara dan Sawit hingga Pabrik Gula

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun

Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52 WIB

24 Agustus 2026 Libur Bursa atau Tidak, Ini Kepastian Resmi saat Maulid Nabi

24 Agustus 2026 Libur Bursa atau Tidak, Ini Kepastian Resmi saat Maulid Nabi

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:51 WIB

×