Ajak Masyarakat Mau Divaksinasi, Unicef Saran Gunakan Bahasa Sederhana

M. Reza Sulaiman

Selasa, 15 Juni 2021 | 19:10 WIB
Ajak Masyarakat Mau Divaksinasi, Unicef Saran Gunakan Bahasa Sederhana
Petugas kesehatan memeriksa kesehatan sopir taksi yang berada di atas kendaraan sebelum melakukan vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru' di Pool Bluebird Kramat Jati, Jakarta, Senin (14/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah tengah menggeber target vaksinasi harian di tengah peningkatan kasus COVID-19 di sebagian besar provinsi.

Terkait hal ini, Communication for Development Specialist Unicef Indonesia, Rizky Ika Syafitri menyarankan agar tenaga kesehatan maupun penyuluh vaksinasi untuk menggunakan bahasa yang lebih.

Sebab berdasarakan pengamatannya, tidak sedikit masyarakat yang enggan divaksinasi karena tidak mengerti istilah yuang digunakan.

"Contoh, kita baru kembali dari Aceh, ada lansia bilang, saya nggak mau divaksinasi COVID-19, tapi kalau diimunisasi saya mau," katanya, dilansir ANTARA.

Rizky mengatakan selama ini ada yang keliru dengan strategi komunikasi menggunakan istilah vaksinasi sebab asing buat sebagian masyarakat.

"Masyarakat tahunya imunisasi, yang sudah punya konotasi yang baik di masyarakat," katanya.

Cerita tersebut, kata Rizky, merupakan pesan bagi tenaga penyuluh agar menggunakan bahasa yang sederhana serta mudah dipahami masyarakat.

Menurutnya, istilah dalam dunia medis terkait COVID-19 sangat banyak dan tidak seluruhnya bisa dipahami publik. Misalnya, sebutan 'polymerase chain reaction' (PCR), antigen, swab serta istilah asing lainnya.

Organisasi dunia yang membantu memberikan bantuan dan dukungan kepada anak-anak itu merekomendasikan strategi komunikasi edutainment yang menarik serta dikemas dengan cara-cara yang menyenangkan.

baca juga

"Jenis komunikasi direktif seperti pakai masker, jaga jarak, ayo vaksin sudah enggak bisa. Sudah satu tahun kita lalui pandemi ini, jangankan yang ngasih tahu, yang diberi tahu juga sudah capek. Jadi pendekatannya harus harus memotivasi kemudian harus ada unsur edutainment biasanya sekarang lebih diterima," katanya.

Pada survei penerimaan vaksinasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama sejumlah otoritas terkait pada Juli 2021, dilaporkan terdapat 65 persen responden menjawab bersedia untuk divaksinasi, sekitar 27 persen ragu-ragu menentukan pilihannya serta 8 persen menyatakan menolak vaksin.

"Ada lebih dari 115 ribu responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tapi ini sesuatu yang sangat dinamis bisa naik turun tergantung bagaimana program diimplementasikan serta eksposur berbagai informasi yang diterima masyarakat," tutupnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel

Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:19 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Terkini

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

×