Usai Operasi, Bisakah Anak Bibir Sumbing Bicara dan Hidup Normal?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 15 Juni 2021 | 20:46 WIB
Usai Operasi, Bisakah Anak Bibir Sumbing Bicara dan Hidup Normal?
ilustrasi operasi mulut, bibir sumbing [shutterstock]

Suara.com - Setiap hari 450 anak lahir dalam kondisi bibir sumbing dan langit-langit. Artinya, anak sumbing ini kualitas hidupnya berisiko tidak sebaik anak yang lahir normal.

Sehingga setiap hari pula anak sumbing ini harus segera menjalani tindakan rekonstruksi atau perbaikan di bagian bibir dan hidungnya

Lantas, bisakah setelah dioperasi anak sumbing kembali menjalani hidup normal?

Dokter Spesialis Bedah Plastik, Dr. Irena Sakura Rini memastikan jika anak sumbing yang sudah dioperasi, setelahnya bisa menjalani hidup layaknya anak normal.

Balita penderita bibir sumbing Hilya Zuyinuha di Banjarnegara. [Suara.com/Citra Ningsih]
Balita penderita bibir sumbing Hilya Zuyinuha di Banjarnegara. [Suara.com/Citra Ningsih]

"Tentu bisa normal, dengan rekonstruksi celah di bibir dan langit-langit sehingga bisa makan dengan baik, sehingga oksigen yang masuk maksimal, dan berfungsi sebagaimana mestinya," ujar Dr. Irena dalam acara inagurasi rekor MURI 700 operasi sumbing selama pandemi, Selasa (15/6/2021).

Dr. Irena sadar betul anak sumbing harus segera dioperasi, agar generasi penerus bangsa ini tetap punya masa depan cerah. 

Mengingat anak sumbing jika dibiarkan tidak bisa makan dengan baik, tidak bisa bicara dengan baik dan tidak bisa bermasyarakat dengan baik.

"Mungkin penampilannya tidak terlalu nyaman di lihat, dan akirnya kita secara keseluruhan memiliki generasi yang tidak bisa kita andalkan," tutur Dr. Irena.

Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) menambahkan, umur minimal anak yang bisa menjalani operasi bibir sumbing ialah tiga bulan, dan dengan berat minimal 5 kilogram.

baca juga

"Kurang dari tiga bulan masih terlalu kecil, lapangan operasi terlalu kecil, sehingga kurang bisa menerapkan teknik operasi bisa lapangan pada bayi yang terlalu kecil," ungkap Dr. Irena.

Lebih lanjut kata dia, baiknya untuk menjalani operasi bibir sumbing anak tidak melewati usia satu tahun. Tujuannya agar, saat anak mulai belajar bicara tidak terlalu kesulitan akibat perkembangan bibir dan bagian hidungnya yang sumbing.

Sedangkan untuk anak dengan bibir langit-langit sumbing, minimal usia anak sepuluh bulan, dengan berat badan minimal 10 kilogram, dan saat diskrining sehat tidak ada satupun penyakit penyerta. 

"Kalau untuk langit-langit sumbing, maksimal dioperasi bisa sampai 2 tahun," pungkas Irena.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali 5 Faktor Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing

Kenali 5 Faktor Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing

Sumbar | Jum'at, 28 Mei 2021 | 14:15 WIB

8 Ribu Bayi Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing dalam Setahun

8 Ribu Bayi Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing dalam Setahun

Bekaci | Jum'at, 28 Mei 2021 | 11:19 WIB

Ratusan Bayi Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing di Indonesia, Ketahui Faktor Penyebabnya

Ratusan Bayi Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing di Indonesia, Ketahui Faktor Penyebabnya

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 19:58 WIB

Terkini

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×