Christian Eriksen dan Markis Kido Kolaps di Lapangan, Kesehatan Jantung Wajib Diperhatikan

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Rabu, 16 Juni 2021 | 09:23 WIB
Christian Eriksen dan Markis Kido Kolaps di Lapangan, Kesehatan Jantung Wajib Diperhatikan
Gelandang Timnas Denmark, Christian Eriksen (tengah) dievakuasi setelah kolaps di tengah lapangan pada laga Grup B Euro 2020 kontra Finlandia di Parken Stadium, Copenhagen, Sabtu (12/6/2021) malam WIB lalu. [Friedemann Vogel / AFP / POOL]

Suara.com - Dunia olahraga dibuat terkejut dengan peristiwa dua atlet yang mengalami serangan jantung saat sedang bertanding di lapangan.

Pemain Timnas Denmark Christian Eriksen kolaps di tengah pertandingan EURO 2020. Juga legenda bulutangkis Indonesia Markis Kido kolaps, beberapa saat kemudian meninggal, saat sedang bermain bulutangkis.

Dokter spesialis keolahragaan dr. Andi Kurniawan, Sp.OK., mengatakan bahwa ada dua risiko yang bisa dialami siapapun saat sedang olahraga. Yakni, cedera dan serangan jantung.

Menurutnya, cedera bisa terjadi pada sendi, otot, maupun tulang.

Legenda pemain ganda Indonesia Markis Kido. [IG akun markis_kido11]
Legenda pemain ganda Indonesia Markis Kido. [IG akun markis_kido11]

"Ketika bicara sendi, otot, tulang biasanya karena kurang pemanasan. Tapi ketika bicara henti jantung faktor risiko banyak sekali," kata dokter Andi dihubungi suara.com, Selasa (15/6/2021).

Risiko pertama bisa terjadi pada seseorang dengan riwayat keluarga yang meninggal akibat serangan jantung. Menurut dokter Andi, anak atau cucu berikutnya memiliki risiko alami hal serupa. Risiko kedua, jika memiliki kebiasaan meroko.

"Ketiga, terlatih olahraga atau tidak. Misalnya, awalnya tidak aktif olahraga tapi karena lagi musim olahraga jadi ikut olahraga memaksakan diri. Keempat, hasil medical checkup gimana, ada kolesterol atau engga. Jadi banyak faktor risiko yang bisa diukur," jelasnya.

Serangan jantung ketika berolahraga juga bisa dicegah dengan mengatur insentitas atau tingkat kelelahan, lanjut dokter Andi. Dari hasil penelitian telah menunjukan bahwa serangan jantung saat berolahraga disebabkan intensitas terlalu berat.

Masyarakat awam disarankan cukup berolahraga dengan intensitas ringan sampai sedang. Artinya, kata dokter Andi, tidak menyebabkan napas tersengal-sengal. Atau melakukan hitung denyut nadi, intensitas ringan hingga sedang berarti hanya membatasi 50-60 persen dari denyut maksimal.

baca juga

"Sekarang ada smartwatch yang bisa menghitung. Misalnya umur saya 40, denyut nadi maksimal saya adalah 220. Lalu dikurangi 40 (usia) berarti 180. Saya kalau mau intensitas ringan berarti cukup di 50-60 persen dari 180 denyut nadi maksimal. Jadi saya cukup olahraga di 90-120 (denyut nadi) aja. Gak boleh lebih dari itu," paparnya.

Akan tetapi, disadari dokter Andi bahwa tidak semua masyarakat sadar dengan cara hiting denyut nadi maksimal. Oleh sebab itu, ia menyarankan cara sederhana lain dengan melakukan talk test.

"Paling gampang itu pakai talk test. Kalau masih bisa nyanyi saat olahraga itu masih intensitas ringan. Kalau gak bisa nyanyi tapi bisa ngobrol itu intensitas sedang. Kalau ngos-ngosan, gak bisa ngobrol itu sudah intensitas berat. Jadi disarankan buat masyarakat yang tidak tahu kondisinya direkomendasikan olahraga ringan sampai sedang," ucapnya.

Menentukan intensitas tidak terpengaruh dengan jenis olahraga yang dilakukan, lanjut dokter Andi. Sekalipun melakukan olahraga permainan seperti sepakbola juga bulangkis, ataupun olahraga individu seperti berlari, kuncinya tetap pada intensitas berolahraga.

Dokter Andi berpesan pada masyarakat awam, terlebih yang tidak ruti berolahraga, jangan memaksakan diri olahraga langsung dengan intensitas berat seolah-olah seperti atlet. Sebab hal tersebut butuh latihan lama dan harus bertahap.

"Jadi berolahragalah tapi jangan sampai buat ngos-ngosan, susah bernapas, susah bicara. Itu yang berisiko henti jantung," saran dokter Andi lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo

Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:00 WIB

Jangan Keburu Parno! Ini Rahasia Membaca Angka Detak Jantung agar Tidak Gampang Panik

Jangan Keburu Parno! Ini Rahasia Membaca Angka Detak Jantung agar Tidak Gampang Panik

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 13:01 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:05 WIB

Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat

Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat

Foto | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:13 WIB

2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat

2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:00 WIB

Kronologi Bolot Dilarikan ke Rumah Sakit: Ternyata Kondisi Sudah Gawat tapi Tak Dirasa

Kronologi Bolot Dilarikan ke Rumah Sakit: Ternyata Kondisi Sudah Gawat tapi Tak Dirasa

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:00 WIB

Kena Serangan Jantung, Haji Bolot Sudah 2 Minggu Dirawat di Rumah Sakit

Kena Serangan Jantung, Haji Bolot Sudah 2 Minggu Dirawat di Rumah Sakit

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×