Gastroenteritis Alias Flu Perut, Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 18 Juni 2021 | 07:13 WIB
Gastroenteritis Alias Flu Perut, Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi penyakit gastroenteritis. (Shutterstock)

Suara.com - Gastroenteritis alias penyakit flu perut merupakan penyakit gangguan pencernaan yang bisa menyebabkan diare.

Oleh masyarakat awam, gastroenteritis biasa dikenal sebagai penyakit muntaber. Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak, meskipun bisa juga terjadi pada orang dewasa.

Lalu, apa penyebab penyakit gastroenteritis? Apa saja gejala yang patut diwaspadai dan bagaimana cara mengobatinya?

Penyebab Gastroenteritis

Ilustrasi sakit perut (pixabay)
Ilustrasi gastroenteritis (pixabay)

Dilansir Alodokter, gastroenteritis disebabkan oleh infeksi virus yang sangat mudah menular. Dua virus yang paling sering menyebabkan gastroenteritis adalah Norovirus dan Rotavirus. Pada sebagian kecil kasus, gastroenteritis terjadi akibat adanya infeksi Adenovirus atau Astrovirus.

Penularan biasanya terjadi melalui kontak langsung, misalnya dengan berjabat tangan atau tidak sengaja teciprat air liur penderita saat bersin. Penularan juga bisa terjadi lewat makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi.

Risiko terinfeksi gastroenteritis sangat rendah jika Anda rutin mencuci tangan dengan sabun.

Pada kondisi tertentu, penggunaan obat-obatan jenis antibiotik, antasida, dan obat kemoterapi juga bisa menyebabkan gastroenteritis.

Paparan logam berat seperti timbal, arsen, atau merkuri juga bisa menyebabkan peradangan usus yang mengaraha pada gastroenteritis.

Gejala Gastroenteritis

Gejala gastroenteritis yang paling sering terlihat adalah diare dan muntah, yang muncul 1-3 hari pasca terinfeksi. Biasanya diare dan muntah berlangsung selama 2 hari, namun bisa menjadi lebih lama jika tak mendapat penanganan maksimal.

Penderita gastroenteritis juga bisa mengalami gejala tambahan seperti demam, menggigil, sakit kepala, mual, tidak nafsu makan, nyeri perut, hingga nyeri otot dan sendiri.

Faktor Risiko Gastroenteritis

Seperti disebutkan sebelumnya, gastroenteritis lebih sering terjadi pada anak-anak. Namun, bukan berarti penyakit ini tak bisa menyerang orang dewasa.

Pada anak-anak dan balita, risiko terserang gastroenteritis lebih tinggi karena sistem kekebalan tubuh yang belum sempuran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Kylian Mbappe usai Alami Gastroenteritis, Sudah Tinggalkan Rumah Sakit

Kondisi Kylian Mbappe usai Alami Gastroenteritis, Sudah Tinggalkan Rumah Sakit

Bola | Jum'at, 20 Juni 2025 | 09:34 WIB

Liburan di Musim Pancaroba Bikin Anak Rentan Kena Muntaber, Ini Cara Mengobati dan Mencegahnya

Liburan di Musim Pancaroba Bikin Anak Rentan Kena Muntaber, Ini Cara Mengobati dan Mencegahnya

Health | Sabtu, 08 Juli 2023 | 07:15 WIB

8 Gejala Flu Perut, Ketahui Juga Cara Mencegahnya

8 Gejala Flu Perut, Ketahui Juga Cara Mencegahnya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:03 WIB

4 Cara Mengobati Muntaber yang Bisa Dilakukan di Rumah

4 Cara Mengobati Muntaber yang Bisa Dilakukan di Rumah

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 15:58 WIB

Berawal dari Flu, Tangan dan Kaki Gadis 9 Tahun Ini Berakhir Diamputasi akibat Komplikasi

Berawal dari Flu, Tangan dan Kaki Gadis 9 Tahun Ini Berakhir Diamputasi akibat Komplikasi

Health | Senin, 04 Juli 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB