Ketersediaan Dosis Terbatas, WHO Buka Pabrik Vaksin Covid-19 di Afrika Selatan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 22 Juni 2021 | 07:19 WIB
Ketersediaan Dosis Terbatas, WHO Buka Pabrik Vaksin Covid-19 di Afrika Selatan
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sedang menyiapkan pusat transfer teknologi untuk memproduksi vaksin mRNA Covid-19 di Afrika Selatan. Diklaim WHO, dalam waktu 9 hingga 12 bulan dosis vaksin sudah tersedia.

Direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan pengumuman itu dengan tujuan untuk meningkatkan akses vaksin Covid-19 ke seluruh benua Afrika, di mana kasus dan kematian telah meningkat hampir 40 persen selama seminggu terakhir.

"Hari ini saya dengan senang hati mengumumkan bahwa WHO sedang berdiskusi dengan konsorsium perusahaan dan institusi untuk membangun pusat transfer teknologi di Afrika Selatan. Konsorsium tersebut melibatkan perusahaan Afrigen Biologics & Vaccines, yang akan bertindak sebagai hub, baik dengan memproduksi vaksin mRNA itu sendiri maupun dengan memberikan pelatihan kepada produsen Biovac,” kata Tedros dalam konferensi pers, dikutip dari Channel News Asia.

Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, menambahkan bahwa WHO masih berdiskusi dengan perusahaan mRNA yang lebih besar dan berharap mereka akan bergabung. Namun WHO belum menyebut perusahaan besar yang dimaksud.

Diketahui bahwa Pfizer, BioNTech, serta Moderna merupakan produsen utama vaksin Covid-19 yang menggunakan teknologi mRNA. Swaminathan yakin vaksin buatan di Afrika Selatan telah tersedia dalam waktu 1 tahun.

"Kita bisa melihat dalam 9-12 bulan vaksin diproduksi di Afrika, Afrika Selatan," kata Swaminathan.

Rencana tersebut dapat dukungan dari Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. Ia mengatakan bahwa dengan pembuatan vaksin Covid-19 bisa mengubah citra negatif terkait kesehatan bagi negaranya.

"Melalui inisiatif ini, kami akan mengubah narasi Afrika yang merupakan pusat penyakit dan pembangunan yang buruk. Hari ini bersejarah dan kami melihat ini sebagai langkah ke arah yang benar tetapi tidak mengalihkan perhatian kami dari proposal awal yang disusun oleh India dan Afrika Selatan bahwa kami harus melihat pengabaian TRIPS di WTO," ucap Ramaphosa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Disebut Pengaruhi Siklus Menstruasi Perempuan?

Vaksin Covid-19 Disebut Pengaruhi Siklus Menstruasi Perempuan?

Tekno | Selasa, 22 Juni 2021 | 06:30 WIB

Perlu Engga Sih Vaksin Booster Covid-19 Untuk Tambah Kekebalan? Ini Kata WHO

Perlu Engga Sih Vaksin Booster Covid-19 Untuk Tambah Kekebalan? Ini Kata WHO

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 07:10 WIB

Atasi Pandemi, Pfizer-BioNTech Diminta Bagikan Resep dan Teknologi Vaksin Covid-19

Atasi Pandemi, Pfizer-BioNTech Diminta Bagikan Resep dan Teknologi Vaksin Covid-19

Health | Senin, 21 Juni 2021 | 21:07 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB