Pakar Ingatkan Pentingnya Asupan Vitamin D untuk Hindari Keparahan COVID-19

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 22 Juni 2021 | 15:55 WIB
Pakar Ingatkan Pentingnya Asupan Vitamin D untuk Hindari Keparahan COVID-19
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Suara.com - Vitamin D merupakan bentuk nutrisi yang larut dalam lemak dan sangat penting untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Meskipun vaksinasi dianggap sebagai langkah signifikan untuk mencegah penyebaran virus corona, penelitian terbaru menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu melindungi dari tertular SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19.

Dilansir melalui News18, suplemen vitamin D juga terbukti mengurangi keparahan penyakit jika seseorang tertular infeksi COVID-19.

Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Dr David Meltzer di University of Chicago Medicine menunjukkan, orang-orang dengan kekurangan vitamin D hampir dua kali lebih mungkin untuk tertular virus dibanding orang dengan kadar vitamin D yang normal.

Pada 489 pasien menunjukkan risiko relatif tes positif COVID-19 adalah 1,77 kali lebih besar untuk orang dengan status kekurangan vitamin D.

Saat berbicara dengan Healthline, Meltzer mengatakan bahwa dia menganggap konsumsi vitamin D yang cukup dalam makanan merupakan tindakan pencegahan penting melawan virus corona.

Dia menempatkan asupan suplemen di anak tangga ketiga setelah masker dan kebersihan dalam hal pencegahan COVID-19.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa ada banyak bukti bahwa setiap orang harus mulai menganggap serius kekurangan vitamin D.

Karanya, kekurangan suplemen vitamin D dapat meningkatkan kerentanan seseorang terhadap infeksi.

Sesuai meta-analisis baru-baru ini dari 40 studi penelitian, asupan vitamin D jangka panjang setiap hari kemungkinan akan memberikan perlindungan terhadap infeksi pernapasan akut yang sering dikaitkan dengan COVID-19.

Padahal, penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian calcifediol, sejenis vitamin D secara signifikan mengurangi kebutuhan ICU untuk pasien Covid-19.

Namun, para ahli mengatakan Vitamin D meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan penyakit seperti COVID-19.

Suplemen ini ditemukan dalam sumber makanan seperti salmon dan ikan berlemak lainnya, kuning telur, jamur, dan makanan yang diperkaya dengan vitamin, seperti susu. Hal ini membutuhkan paparan sinar matahari untuk mengaktifkan dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin COVID-19 Kubu Raya Masih Cukup untuk 7.000 Orang

Vaksin COVID-19 Kubu Raya Masih Cukup untuk 7.000 Orang

Kalbar | Selasa, 22 Juni 2021 | 15:53 WIB

Mantap! Kabupaten Landak Target 1.000 Orang Vaksin COVID-19 Per Hari

Mantap! Kabupaten Landak Target 1.000 Orang Vaksin COVID-19 Per Hari

Kalbar | Selasa, 22 Juni 2021 | 15:44 WIB

Waspada Penularan! 37 Klaster Covid-19 di Boyolali Masih Aktif

Waspada Penularan! 37 Klaster Covid-19 di Boyolali Masih Aktif

Surakarta | Selasa, 22 Juni 2021 | 15:44 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB