alexametrics

Vaksin Covid-19 Bisa Picu 4 Reaksi Kulit Berbeda, dari Ruam hingga Bengkak!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Vaksin Covid-19 Bisa Picu 4 Reaksi Kulit Berbeda, dari Ruam hingga Bengkak!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)

Vaksin Covid-19 bisa memicu sejumlah efek samping, termasuk reaksi kulit.

Suara.com - Suntik vaksin Covid-19 bisa menyebabkan efek samping, sama seperti vaksin lainnya. Efek samping ini merupakan respons tubuh terhadap vaksin untuk membentuk kekebalan.

Efek samping vaksin Covid-19 ini bisa berupa kelelahan, demam hingga sakit kepala ringan. Tapi, ada pula beberapa orang yang mengalami ketidaknyamanan vaksin Covid-19, seperti ruam kulit.

Sebuah studi oleh ahli alergi di Massachusetts General Hospital menemukan hampir 2 persen dari 49.197 orang yang disuntik vaksin Covid-19 mengalami reaksi pada kulitnya sebagai bentuk efek samping.

Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Dermatology ini menyimpulkan bahwa reaksi kulit ini jarang terjadi dan tidak sering terjadi dua kali. Para ahli menemukan ruam dan gatal di area kulit yang tidak disuntik adalah reaksi yang paling umum.

Baca Juga: Kenali Gejalanya, Berikut Peta Sebaran Varian Delta Virus Corona di Indonesia

Dalam hal ini, hives adalah reaksi kulit yang paling banyak dilaporkan setelah suntik vaksin Covid-19. Hives merupakan ruam gatal yang muncul di kulit.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Hives mungkin muncul di satu bagian tubuh atau menyebar di area yang luas. Ruam ini biasanya sangat gatal dan berkisar dalam ukuran milimeter.

Beberapa orang lainnya juga mengalami pembengkakan atau angioedema, yaitu pembengkakan pada area jaringan di bawah kulit yang mengenai wajah dan tenggorokan.

Studi ini menggunakan vaksin Pfizer dan Moderna, yang memiliki proses mRNA sama untuk menyelidiki kondisi ini. Secara keseluruhan, kedua vaksin Covid-19 nampaknya menghasilkan jumlah reaksi yang sama pada setiap kelompok.

Adapun usia rata-rata orang yang mengalami reaksi kulit setelah suntik vaksin Covid-19 adalah 41 tahun dan paling banyak terjadi pada wanita. Sekitar 85 persen wanita menderita reaksi kulit ini setelah suntik vaksin Covid-19, jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan 15 persen pria.

Baca Juga: Studi: Serbuk Sari dari Tumbuhan Tingkatkan Penyebaran Virus Corona

Orang kulit putih nampaknya juga melaporkan masalah yang sama, dengan 62 persen orang mengaku mengalami reaksi kulit setelah suntik vaksin Covid-19.

Komentar