alexametrics

Gary Iskak Sakit Hepatitis C Kronis, Ini Pola Makan yang Harus Diikuti

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni
Gary Iskak Sakit Hepatitis C Kronis, Ini Pola Makan yang Harus Diikuti
Gary Iskak dan istri. (Instagram/richaiskak)

Penderita hepatitis C kronis seperti Gary Iskak harus menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

Suara.com - Belum lama ini, Gary Iskak keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan medis karena menderita hepatitis C kronis. Ia mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan.

"Iya (kurusan) Ehhm (turun) 12 kilogram yah, dari 90 kilo lah," ungkap Gary Iskak dalam jumpa pers virtual, Rabu (30/6/2021).

Hepatitis C adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HCV. Infeksi hepatitis C yang tidak diobati bisa merusak hati dan menyebabkan sirosis atau jaringan parut.

Jika hepatitis C menyebabkan kerusakan hati, seseorang mungkin perlu mengubah pola makannya. Karena dilansir dari Medical News Today, pola makan yang buruk pada penderita hepatitis C bisa menyebabkan kerusakan hati lebih lanjut.

Baca Juga: Studi Penelitian Covid-19, Ekstrak Sambiloto Mujarab Melawan Virus Corona

Tapi, pola makan yang sehat bisa meningkatkan kesehatan hati seseorang dengan hepatitis C dan mengurangi kemungkinan terkena sirosis. Berikut ini, beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi penderita hepatitis C.

Buah dan sayuran (Shutterstock)
Buah dan sayuran (Shutterstock)

1. Buah dan sayuran

Pola makan yang sehat dan seimbang mencakup buah dan sayuran. Kelompok makanan ini penuh dengan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk meningkatkan fungsi hati.

Karena, sayuran berdaun hijau bisa mengurangi komposisi asam lemak di hati yang sangat bermanfaat bagi penderita hepatitis C. Sayuran hijau ini termasuk kangkong, bayam dan kubis.

Tapi, sayuran berdaun hijau juga sumber zat besi yang mungkin berbahaya bagi penderita hepatitis C jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga: Virus Corona Varian Delta Membobol Pertahanan Kota-kota Besar di Australia

Meskipun konsumsi sayuran hijau tak langsung menyebabkan kelebihan zat besi, tapi orang dengan masalah hati harus memantau asupannya.

2. Protein

Asupan protein yang cukup penting untuk memberikan energi dan membuat orang merasa kenyang. Mengganti karbohidrat dengan protein bisa mengurangi risiko diabetes.

Adapun sumber protein yang baik meliputi ikan, tahu, telur, keju, kacang polong dan kacang-kacangan.

Selain itu, produk susu juga mengandung protein, kalsium dan vitamin D. Prosuk susu yang rendah lemak atau bebas lemak adalah pilihan terbaik pada penderita hepatitis C.

3. Karbohidrat kompleks

Sereal, roti dan biji-bijian adalah contoh karbohidrat kompleks dan dikemas dengan vitamin B, mineral, seng dan serat. Karbohidrat kompleks meliputi beras merah, havermut, gandum utuh dan nasi.

Komentar