Pengertian Oksigen, Sifat, Fungsi, Kegunaan, dan Bahayanya Bila Berlebihan

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:10 WIB
Pengertian Oksigen, Sifat, Fungsi, Kegunaan, dan Bahayanya Bila Berlebihan
ilustrasi tabung oksigen, masker oksigen. (Dok. Envato)

Suara.com - Oksigen menjadi salah satu keburuhan hidup manusia. Tetapi jika Anda memiliki penyakit paru-paru atau kondisi medis lainnya Anda mungkin tidak cukup mampu mendapatkan oksigen secara alami. 

Pasien Covid-19 sering kali mengalami kondisi tersebut. Oleh karena itu, tak heran tabung oksigen mulai banyak dicari. 

Melansir dari WebMD, kekurangan oksigen bisa membuat Anda sesak napas dan menyebabkan masalah dengan jantung, otak, dan bagian lain dari tubuh Anda.

Dalam hal ini, terapi oksigen dapat membantu. Ini adalah cara untuk mendapatkan oksigen ekstra bagi Anda untuk bernapas. 

1. Sifat Oksigen

Oksigen medis siftnya adalah oksigen dengan kemurnian tinggi yang digunakan untuk perawatan medis dan dikembangkan untuk digunakan dalam tubuh manusia.

Tabung oksigen medis mengandung kemurnian tinggi gas oksigen, tidak ada jenis gas lain yang diperbolehkan di dalam silinder untuk mencegah kontaminasi. 

Ada persyaratan dan aturan tambahan untuk oksigen medis, termasuk mengharuskan seseorang memiliki resep untuk memesan oksigen medis.

ilustrasi tabung oksigen, masker oksigen. (Dok. Envato)
ilustrasi tabung oksigen, masker oksigen. (Dok. Envato)

2. Fungsinya

Melansir dari Healthline, terapi oksigen bisa sangat bermanfaat bagi mereka yang sering mengalami kadar oksigen rendah, apa pun alasannya.

Jika diperlukan, penggunaan terapi oksigen secara teratur dapat membuat orang menjadi lebih aktif dan bergerak dengan mengurangi sesak napas.

Ini juga dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup, dan dalam banyak kasus memperpanjang harapan hidup.

Terapi oksigen juga dapat mengurangi gejala seperti:

  • Sakit kepala
  • Sifat lekas marah
  • Kelelahan
  • Pergelangan kaki bengkak


Terapi oksigen dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak yang memiliki kondisi paru-paru kronis.

Ini juga dapat mengurangi gejala seperti sakit kepala yang disebabkan oleh kadar oksigen yang rendah, dan perubahan perilaku atau masalah.

3. Kegunaan 

Terapi oksigen diresepkan untuk orang-orang yang tidak bisa mendapatkan cukup oksigen sendiri. Ini sering karena kondisi paru-paru yang mencegah paru-paru menyerap oksigen, termasuk:

  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Radang paru-paru
  • Asma
  • Displasia bronkopulmonalis, paru-paru yang kurang berkembang pada bayi baru lahir
  • Gagal jantung
  • Fibrosis kistik
  • Apnea tidur
  • Penyakit paru-paru
  • Trauma pada sistem pernapasan
Ilustrasi para pekerja tengah memeriksa tabung oksigen. [Instagram]
Ilustrasi para pekerja tengah memeriksa tabung oksigen. [Instagram]

4. Risiko Bahaya

Melansir dari Myhealth, menggunakan oksigen medis secara berlebihan bisa menyebabkan keracunan oksigen. Tingkat oksigen yang terlalu tinggi dapat membahayakan jaringan paru-paru.

Kantung udara kecil (alveoli) di paru-paru dapat terisi dengan cairan dan bisa membuat paru-paru tidak lagi mengembang (paru-paru kolaps). 

Paru-paru kemudian tidak bisa menghirup udara secara normal. Hal ini dapat mempersulit paru-paru untuk mengirim oksigen ke dalam darah.

Tanda Anda keracunan oksigen adalah batuk, iritasi tenggorokan ringan, nyeri dada, kesulitan bernapas, otot berkedut di wajah dan tangan, pusing, penglihatan kabur, mual, perasaan tidak nyaman, kebingungan, hingga kejang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Daftar Zona Merah Covid-19 Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Mulai Lingkungan RT

Ini Daftar Zona Merah Covid-19 Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Mulai Lingkungan RT

Jakarta | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:07 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan HET Obat yang Jadi Buruan Saat Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya

Resmi! Pemerintah Tetapkan HET Obat yang Jadi Buruan Saat Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:06 WIB

Anies Minta Donasi Tangani Covid-19 ke Dubes, PSI: Mohon Tidak Mempermalukan RI

Anies Minta Donasi Tangani Covid-19 ke Dubes, PSI: Mohon Tidak Mempermalukan RI

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 15:58 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB