Pakai Masker Tak 100 Persen Lindungi Diri dari Covid-19, Begini Saran Dokter

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 05 Juli 2021 | 11:57 WIB
Pakai Masker Tak 100 Persen Lindungi Diri dari Covid-19, Begini Saran Dokter
Ilustrasi pakai masker. (Pexels)

Suara.com - Menggunakan masker masuk dalam protokol kesehatan untuk mencegah tertular dari infeksi Covid-19.

Meski begitu, bukan berarti memakai masker dapat 100 persen terhindar dari paparan virus corona penyebab sakit Covid-19, apalagi jika pemakaian masker yang kurang tepat.

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bhakti Wara dr. Nafiandi, Sp.PK., menjelaskan bahwa masker tidak 100 persen dapat memfiltrasi partikel.

"Seseorang sangat riskan terpapar Covid-19 jika jenis masker yang digunakan salah, cara memakai, dan membuka masker salah," kata dokter Nafiandi melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

Kebiasaan sering memegang masker yang dipakai lalu tidak mencuci tangan juga tindakan keliru. Terlebih jika tidak menjaga jarak juga akan tetap berisiko terinfeksi walaupun sudah memakai masker, imbuhnya.

Ia memaparkan, penggunaan masker yang benar untuk terhindar dari berbagai varian virus Covid-19 adalah masker harus menutupi hidung dan mulut, pastikan tangan bersih saat memakai masker. 

Dokter Nafiandi juga mengingatkan, jangan menyentuh masker yang sedang digunakan, hindari menyentuh bagian depan ketika membuka masker. Kemudian setelah mebuka masker, segera cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau handsanitizer.

“Dianjurkan untuk menggunakan masker bedah di dalam dan masker kain di luar karena pemakaian seperti ini akan meningkatkan efektivitas filtrasi masker dan dapat memblokir 80 persen partikel,” jelasnya.

Masker medis dianjurkan berdasarkan standarisasi CDC NIOSH yang bertujuan untuk keseimbangan filtrasi tinggi, kemampuan bernapas secara adekuat dan optimal, serta resisten terhadap penetrasi cairan.

baca juga

Pemakaian double mask direkomendasikan CDC dengan tujuan agar menutupi area wajah lebih ketat sehingga mengurangi transmisi sebesar 85 - 95 persen.

Namun demikian, pada anak–anak sementara ini belum direkomendasikan double mask karena dapat membuat sulit bernapas. Sementara masker kain sebagai lapisan luar dapat memberikan penambahan perlindungan sekitar 50-70 persen. 

Masker medis terbuat dari 3 lapisan dapat memfiltrasi droplet berukuran 3 nanometer serta mampu menyaring 80 – 85 persen partikel yang dihirup.

Sedangkan respirator seperti KN95/N95 mampu memfiltrasi 95 persen partikel dengan ukuran lebih kecil dari 0.3 nanometer.

Masker N95 atau respirator sejenisnya terbukti mampu menurunkan transmisi dibandingkan dengan 12-16 lapis masker kain.

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Pasar Kemis dr. Wita Prominensa, MARS., SpPK., menambahkan, tidak dianjurkan masyarakat menggunakan masker kombinasi double disposable masks atau dengan jenis yang sama.

“Pemakaian masker bedah double dengan jenis yang sama tidak direkomendasikan karena tidak akan memberikan perlindungan yang lebih baik. Masker bedah masih memiliki area open face pada sisi samping dan berpotensi terjadi kebocoran (leaking structure),” ujar dokter Wita.

Dengan kata lain, penggunaan masker bedah secara berlapis atau double tidak akan meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker.

Menurut dokter Wita, masyarakat juga tidak disarankan untuk menggunakan kombinasi KN95 atau N95 dengan masker lainnya. Cukup salah satu respirator KN95 atau N95.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Ajak 11 Telemedicine: Pasien Covid Isoman Bisa Konsul Dokter dan Dapat Obat Gratis

Menkes Ajak 11 Telemedicine: Pasien Covid Isoman Bisa Konsul Dokter dan Dapat Obat Gratis

News | Senin, 05 Juli 2021 | 11:56 WIB

Viral Jarum Suntik Vaksin Pakai Bekas Pasien COVID-19, Nakes Lapor Polisi

Viral Jarum Suntik Vaksin Pakai Bekas Pasien COVID-19, Nakes Lapor Polisi

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 11:54 WIB

Layanan Tanggap Darurat Covid-19 di Balai Wyata Guna Bandung

Layanan Tanggap Darurat Covid-19 di Balai Wyata Guna Bandung

Foto | Senin, 05 Juli 2021 | 11:25 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×