Diklaim Akurat Diagnosis Covid-19, Begini Cara Pakai PCR Kumur Bio Saliva

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:35 WIB
Diklaim Akurat Diagnosis Covid-19, Begini Cara Pakai PCR Kumur Bio Saliva
Ilustrasi kumur PCR

Suara.com - Perusahaan farmasi BUMN Kimia Farma, baru saja merilis alat diagnosis Covid-19 dengan metode obat kumur.

Disebut tes Covid-19 PCR kumur Bio Saliva, alat diagnosis ini diklaim mampu mendeteksi Covid-19 dalam tubuh.

Metode kumur dianggap lebih nyaman dibanding metode swab antigen atau PCR (polymerase chain reaction), di mana sampel diambil dengan memasukkan alat ke belakang hidung dan belakang tenggorokan.

Seperti namanya, PCR kumur mengharuskan pengguna berkumur dengan cairan kumur selama 10 hingga 15 detik, lalu bekas cairan dimasukkan dalam adapter hingga mencapai 2,5 milimeter.

PCR kumur bio saliva (Screen cap Instagram/ Bio Farma)
PCR kumur bio saliva (Screen cap Instagram/ Kimia Farma)

Selanjutnya tambahkan larutan pencampur, kocok cairan untuk kemudian dikirim ke laboratorium khusus dan diuji.

Metode PCR kumur ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah testing Covid-19 di Indonesia, khususnya bagi anak dan lansia yang memerlukan kenyamanan saat pengambilan sampel tes Covid-19.

Kedepannya, lokasi tes PCR kumur tidak harus di lokasi medis, tapi tetap memerlukan pengawasan medis, sehingga potensi berkerumun dan kontak fisik tetap berkurang.

Dikatakan, metode pengambilan sampel PCR kumur juga memungkinkan pengambilan sampel dalam jumlah yang sangat besar tanpa perlu menambah tenaga medis.

Adapun tingkat akurasi PCR kumur atau Bio Saliva ini diklaim mampu mendeteksi hingga angka CT 40 dan memiliki performance yang sangat baik untuk CT kurang dari 35, dengan sensitivitas mencapai 93.57 persen, hanya sedikit di bawah di bawah swab PCR dengan sensitifitas mencapai 95 persen.

baca juga

Dalam pengembangannya, sebanyak 400 sampel pasien Covid-19 digunakan, baik pasien rawat jalan, maupun rawat inap dan riset validasi selama 7 bulan. Ditambah semua sampel diambil dari pasien Covid-19 Indonesia.

Sedangkan validasi alat dilakukan hasil kerjasama Bio Farma dengan Fakultas Kedokteran UniversitasDiponegoro, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan Rumah Sakit Dokter Kariadi (RSDK).

Saat ini alat tes Bio Saliva telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021 lalu, dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673.

Metode tes PCR kumur sudah dibedah oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik yang melibatkan ribuan dokter dan tenaga kesehatan, dalam seminar nasonal pada Mei 2021 lalu.

Tes PCR kumur ini juga mampu mendeteksi 10 varian virus corona, yakni mutasi B 117 (Alpha), B 1.351 (Beta), P.1 (Gamma), B 1.617.2 (Delta), B1.617.1 (Kappa), B 1.525 (Eta), B 1.526 (Iota), B 1.466.2 (varian Indonesia), B 1.427/29 (Epsilon),dan C.37 (Lambda).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alternatif RS di Balikpapan Penuh Pasien Covid-19, Pemkot Siapkan Wisma Atlet Jalan Asnawi

Alternatif RS di Balikpapan Penuh Pasien Covid-19, Pemkot Siapkan Wisma Atlet Jalan Asnawi

Kaltim | Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:26 WIB

Catat! Menkes Budi Gunadi Sadikin Ungkap Ciri Orang Terinfeksi Covid-19 Varian Delta

Catat! Menkes Budi Gunadi Sadikin Ungkap Ciri Orang Terinfeksi Covid-19 Varian Delta

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:14 WIB

Ngenes! Dua Tabung Oksigen di Sragen Digilir Tujuh Pasien Covid-19

Ngenes! Dua Tabung Oksigen di Sragen Digilir Tujuh Pasien Covid-19

Surakarta | Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×