Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 12 Juli 2021 | 17:50 WIB
Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya
Ilustrasi kotoran telinga. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang tidak pernah mengira bahwa kotoran telinga bisa jadi salah satu cara mendeteksi diabetes yang dialami seorang.

Umumnya kotoran telinga diproduksi oleh bagian luar saluran telinga, dan terdiri dari minyak alami dan keringat, bercampur dengan sel-sel kulit mati dan rambut.

Seorang cenderung punya dua jenis kotoran telinga dan itu semua tergantung pada genetika.

“Beberapa orang akan memiliki kotoran telinga yang kering dan bersisik, yang lain akan memiliki kotoran telinga yang lebih lembut dan lembab yang berwarna coklat atau oranye," kata Kepala audiolog Specsavers, Gordon Harrison,

Ia menjelaskan, bahwa istilah medis yang benar untuk kotoran telinga adalah serumen. Kotoran telinga yang sehat dapat bervariasi dalam warna, dari putih, kuning, coklat atau hitam.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Jika kotoran telinga berwarna hijau atau bau, atau jika telinga berdarah, itu bisa mengindikasikan infeksi. Oleh sebab itu Misha Verkerk, Direktur Klinis Perawatan Telinga Auris, menyarankan untuk segera cek ke dokter.

Tapi yang menarik, zat dalam kotoran telinga bisa memberi kita beberapa petunjuk untuk kesehatan, saran Verkerk.

“Para peneliti di University College London menemukan bahwa penumpukan hormon stres kortisol dapat dideteksi dalam kotoran telinga.

“Ini bisa menjadi cara untuk memantau kesehatan mental atau memutuskan siapa yang akan mendapat manfaat dari obat antidepresan.

Ia menjelaskan, para peneliti yang sama juga menemukan bahwa kadar gula dapat diukur dalam kotoran telinga, yang dapat berarti bahwa kotoran telinga dapat digunakan untuk mendeteksi atau memantau diabetes.”

Diabetes tipe 2 adalah kondisi umum yang menyebabkan kadar gula (glukosa) dalam darah menjadi terlalu tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Timun Suri di Masa Pandemi COVID-19

Manfaat Timun Suri di Masa Pandemi COVID-19

Jakarta | Minggu, 11 Juli 2021 | 15:30 WIB

Benarkah Kotoran Telinga Tunjukkan Masalah Kesehatan? Ini Kata Ahli!

Benarkah Kotoran Telinga Tunjukkan Masalah Kesehatan? Ini Kata Ahli!

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 14:20 WIB

Apakah Hidung Terasa Terbakar Pertanda Gejala COVID-19?

Apakah Hidung Terasa Terbakar Pertanda Gejala COVID-19?

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:09 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB