Kenapa Orang Tua Sering Alami Perut Kembung? Ternyata Ini 3 Pemicunya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 14 Juli 2021 | 11:36 WIB
Kenapa Orang Tua Sering Alami Perut Kembung? Ternyata Ini 3 Pemicunya
sakit perut, perut kembung (shutterstock)

Suara.com - Penuaan telah menyebabkan banyak perubahan dalam tubuh dan membuat orang lebih rentan terhadap masalah kesehatan, mulai dari katarak dan sakit leher hingga diabetes dan demensia.

Ada banyak masalah kesehatan yang bisa menyerang seseorang seiring bertambahnya usia. Beberapa orang mungkin juga merasa sering mengalami perut kembung seiring bertambahnya usia.

Sebenarnya dilansir dari Times of India, perut kembung bisa dialami oleh semua orang dari segala usia dari waktu ke waktu. Perut kembung terjadi ketika saluran pencernaan dipenuhi dengan udara atau gas.

Kondisi ini membuat mereka merasa sesak, bengkak dan tidak nyaman. Perut kembung yang berlebihan dan perut keroncongan adalah beberapa gejala umum perut kembung lainnya,

Perut kembung bisa disebabkan oleh makan atau minum terlalu cepat, merokok, mengunyah permen karet, Irritated Bowel Syndrome (IBS), sembelit atau akumulasi gas. Dalam kasus orang dewasa tua, perut kembung sering disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini.

Ilustrasi sakit perut, perut kembung (Pixabay/derneuemann)
Ilustrasi sakit perut, perut kembung (Pixabay/derneuemann)

1. Sensitivitas makanan

Seiring bertambahnya usia, perut kita menjadi lebih sensitif terhadap beberapa jenis makanan. Perut mengalami sedikit kesulitan mencerna serat, yang seringkali berujung pada masalah perut kembung.

Pada orang dewasa tua, mereka dianjurkan untuk konsumsi makanan ringan yang dimasak dengan benar. Mereka harus mengunyah makanan mereka dengan benar sebelum menelannya. Jika masalahnya parah, maka mereka harus menghindari makanan yang menyebabkan perut kembung.

2. Asam lambung

Seiring bertambahnya usia, jumlah asam yang ada di perut yang bertanggung jawab untuk mencerna makanan berkurang. Pada orang tua, produksi pepsin akan berkurang sekitar 40 persen.

Penurunan pepsin ini bisa membuat tubuh sulit untuk memecah protein, yang membuat orang merasa perut kembung.

Guna mengatasi masalah ini, Anda bisa mengurangi asupan sumber protein hewani dan menambahkan lebih banyak protein nabati.

3. Obat

Beberapa obat mungkin juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Perut kembung pun bisa menjadi efek samping dari obat-obatan, seperti aspirin, suplemen serat, dan obat penghilang rasa sakit tertentu.

Jika Anda telah diberi resep obat baru yang menyebabkan perut kembung atau merasa tidak nyaman karena beberapa obat, konsultasikan dengan dokter Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Bisa Gambarkan Masalah Kesehatan Anda, Perhatikan Sekarang!

Wajah Bisa Gambarkan Masalah Kesehatan Anda, Perhatikan Sekarang!

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 09:31 WIB

Warna Lidah Bisa Tunjukkan Masalah Kesehatan, Perhatikan Tandanya!

Warna Lidah Bisa Tunjukkan Masalah Kesehatan, Perhatikan Tandanya!

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 12:38 WIB

Cobalah Berenang 3 Kali Seminggu, Rasakan 5 Efeknya pada Tubuh dan Wajah

Cobalah Berenang 3 Kali Seminggu, Rasakan 5 Efeknya pada Tubuh dan Wajah

Health | Sabtu, 10 Juli 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB