Jangan Perlakukan Covid-19 Bak Flu Biasa, Pengaruhnya Bisa Jangka Panjang

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:42 WIB
Jangan Perlakukan Covid-19 Bak Flu Biasa, Pengaruhnya Bisa Jangka Panjang
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak orang berpikir hanya orang tua yang berisiko terkena Covid-19 parah dan gejala jangka panjang. Hal ini yang membuat banyak orang muda merawat Covid-19 mirip flu atau masuk angin biasa karena gejala yang ringan.

Padahal meskipun tidak parah, mantan pasien Covid-19 masih berisiko mengembangkan masalah kesehatan jangka panjang. 

Melansir dari Healthshots, sebuah penelitian terhadap orang-orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 selama gelombang pertama di Inggris menemukan mantan pasien Covid-19 empat kali lebih mungkin untuk dirawat kembali di rumah sakit dan delapan kali lebih mungkin meninggal.

Para peneliti menemukan mantan pasien Covid-19 sangat mungkin untuk mengembangkan diabetes, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa, meskipun orang cukup sehat dengan Covid-19, ia dapat mengalami komplikasi.

Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)


Sebuah penelitian di Sydney menemukan sepertiga orang dengan Covid-19 ringan hingga sedang mengalami gejala persisten yang berlangsung setidaknya dua bulan, termasuk kelelahan dan sesak napas. Lebih dari 10 persen lainnya mengalami gangguan fungsi paru.

Kantor Statistik Nasional Inggris telah menghitung sekitar satu dari tujuh orang yang tertular Covid-19 akan mengalami gejala persisten atau jangka panjang yang berlangsung setidaknya 12 minggu.

Mereka memperkirakan hampir satu juta orang saat ini hidup dengan gejala Covid-19 jangka panjang di Inggris dan 40 persen dari mereka telah hidup dengan kondisi tersebut selama lebih dari satu tahun. Dua pertiga melaporkan terkena dampak buruk dalam aktivitas sehari-hari mereka sebagai akibat dari Covid-19 yang berkepanjangan.

Penelitian tersebut juga memperkirakan 10.000 anak-anak dan 16.000 remaja di Inggris telah hidup dengan gejala jangka panjang Covid-19 setidaknya selama 12 minggu. Kondisi ini sangat umum sehingga Layanan Kesehatan Nasional Inggris membuka 15 klinik Covid-19 jangka panjang untuk anak-anak. 

Untuk memastikan kondisi Anda usai terinfeksi Covid-19, para ahli mengimbau untuk melakukan tes di layanan kesehatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Sebaran Kasus COVID-19 di Bandung, Paling Banyak di Antapani

Daftar Sebaran Kasus COVID-19 di Bandung, Paling Banyak di Antapani

Jabar | Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:07 WIB

Viral! Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 Joget TikTok di Area Makam, Netizen Geram

Viral! Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 Joget TikTok di Area Makam, Netizen Geram

Video | Jum'at, 16 Juli 2021 | 12:59 WIB

Nenek Nangis Disuruh di Rumah Selama Pandemi Covid-19: Terus Mau Makan Apa?

Nenek Nangis Disuruh di Rumah Selama Pandemi Covid-19: Terus Mau Makan Apa?

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 12:54 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB