Beda dari Sebelumnya, Yuk Kenali Diabetes Tipe 1,5

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Sabtu, 17 Juli 2021 | 16:46 WIB
Beda dari Sebelumnya, Yuk Kenali Diabetes Tipe 1,5
Diabetes (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Diabetes seperti yang kita ketahui biasanya ada dua kategori, yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Tapi belakangan ini, ada diagnosis tentang diabetes tipe 1,5. 

Melansir dari Health, pada diabetes tipe 1 terjadi ketika antibodi dari sistem kekebalan Anda sendiri menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin. Penyakit ini mulai tiba-tiba dan biasanya didiagnosis pada anak-anak. 

Sementara diabetes tipe 2 paling sering berkembang pada orang dewasa sebagai akibat dari resistensi insulin (sel Anda tidak menggunakan insulin dengan baik), bukan produksi insulin.

"Pada kenyataannya, diabetes jauh lebih rumit dan dapat bermanifestasi dalam setidaknya satu bentuk lain, sering disebut sebagai tipe 1,5," jelas Ping H. Wang, MD, ketua departemen diabetes, endokrinologi, dan metabolisme di City of Hope di Duarte, California, memiliki ciri-ciri tipe 1 dan tipe 2.

Seperti diabetes tipe 1, tipe 1,5 memiliki komponen autoimun yang berarti antibodi dari sistem kekebalan Anda secara keliru menghancurkan sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Insulin adalah hormon yang dibutuhkan untuk mengeluarkan gula darah dari aliran darah dan masuk ke dalam sel. Tanpa itu, glukosa terakumulasi dalam darah, yang menyebabkan komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

"Tidak seperti tipe 1, tipe 1,5 tidak harus segera diobati dengan insulin dan umumnya didiagnosis pada orang dewasa yang lebih muda, bukan anak-anak. Ini membuatnya lebih seperti tipe 2, seperti halnya fakta bahwa perkembangannya jauh lebih bertahap daripada tipe 1," kata John B. Buse, MD, PhD, kepala endokrinologi di Fakultas Kedokteran Universitas North Carolina di Chapel Hill.

Sementara diabetes tipe 1 terutama merupakan masalah produksi insulin dan tipe 2 salah satu resistensi insulin, tipe 1,5 tampaknya mencakup kedua masalah tersebut. 

"Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pasien yang memiliki beberapa tingkat penurunan produksi insulin karena penurunan fungsi sel beta pankreas," jelas Deena Adimoolam, MD, spesialis endokrinologi dan pengobatan pencegahan di New Jersey. 

"Pasien dengan diabetes tipe 1,5 mampu memproduksi beberapa insulin, tetapi tidak cukup insulin, dan seiring waktu mereka mungkin tidak menghasilkan insulin sama sekali," imbuhnya. 

baca juga

Untuk lebih jelasnya, tipe 1.5 bukanlah istilah medis dan beberapa ahli keberatan dengan penggunaannya. Istilah ini dapat menggambarkan Maturity Onset Diabetes of the Young (MODY), suatu kondisi genetik yang menempati area abu-abu antara tipe 1 dan tipe 2. 

Tapi itu mungkin paling sering dikaitkan dengan diabetes autoimun laten pada orang dewasa (LADA) dan sering digunakan secara sinonim dengan kondisi itu.

Pada diabetes tipe 1,5, belum ada yang tahu persis mengapa antibodi yang biasanya menjaga terhadap penyerbu asing memutuskan untuk menghancurkan sel-sel penghasil insulin tubuh sendiri. Dalam hal ini, genetika berperan dalam semua bentuk diabetes.

Studi asosiasi genom-lebar pertama diabetes tipe 1.5 menemukan bahwa tanda  genetik tumpang tindih baik diabetes tipe 1 dan tipe 2 tetapi memiliki lebih banyak kesamaan dengan tipe 1 dibandingkan dengan tipe 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati! 4 Pola Makan Ini Dapat Tingkatkan Resiko Obesitas

Hati-hati! 4 Pola Makan Ini Dapat Tingkatkan Resiko Obesitas

Your Say | Rabu, 14 Juli 2021 | 13:59 WIB

Banyak Tumbuh di Indonesia, Ini Dia Tanaman Alami Obat Diabetes dan Kanker

Banyak Tumbuh di Indonesia, Ini Dia Tanaman Alami Obat Diabetes dan Kanker

Bogor | Rabu, 14 Juli 2021 | 13:44 WIB

Jangan Berlebihan! Ini 5 Bahaya Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Junk Food

Jangan Berlebihan! Ini 5 Bahaya Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Junk Food

Your Say | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:32 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×