Rontgen karena Batuk, Gadis 19 Tahun Malah Temukan Kelainan Pada Jantungnya

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:05 WIB
Rontgen karena Batuk, Gadis 19 Tahun Malah Temukan Kelainan Pada Jantungnya
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Seorang perempuan mengejutkan warganet karena kondisi kesehatan yang cukup langka. Setelah batuk selama dua bulan berturut-turut, ia terkejut saat petugas medis menemukan jantungnya berada di tempat tak seharusnya.

Dilansir The Sun, perempuan bernama Claire Mac ini awalnya harus pergi ke rumah sakit untuk suntikan tetanus pada bulan Juni lalu karena sempat terkena kawat berduri yang karatan.

Dia berpikir, dia juga akan bertanya kepada dokter tentang batuk terus-menerus yang dia alami. Dokter pun menduga bahwa ia mengalami infeksi paru-paru dan perempuan berusia 19 tahun itu pun harus menjalani rontgen.

"Saya pergi ke UGD pada akhir Juni karena saya membutuhkan suntikan tetanus setelah saya terkena kawat berduri, dan saya memutuskan untuk meminta mereka memeriksa batuk saya juga," ujarnya.

Scan medis atau rontgen. [Shutterstsock]
Scan medis atau rontgen. [Shutterstsock]

Claire mengaku ia sering terkena flu karena bekerja di kehidupan malam. Perempuan asal Chicago itu mengatakan dia terkena flu yang persisten, dan mengatakan bahwa obat tidak membantu meredakan gejalanya.

Saat memberitahu dokter, perempuan yang masih duduk di bangku universitas ini diduga menderita infeksi paru-paru dan harus menjalani rontgen. Hasilnya pun membuatnya dan dokter terkejut.

"Dia (dokter) terlihat sangat terkejut dan mengatakan kepada saya 'ok ini agak aneh tapi apakah Anda tahu bahwa jantung Anda ada di sisi kanan dada Anda, bukan di kiri?," ujarnya.

"Saya sangat bingung dan mulai tertawa karena sejujurnya saya tidak percaya. Dokter menjelaskan bahwa itu disebut dekstrokardia dan saya harus memberi tahu dokter perawatan primer tentang kondisi saya," katanya lebih lanjut.

"Saya terus mengatakan 'apa, kamu serius?' – Sejujurnya saya kaget dan sangat bingung bagaimana saya tidak tahu hingga saya berusia 19 tahun," ujar dia lagi.

Dekstrokardia adalah kondisi langka yang muncul saat lahir, di mana jantung mengarah ke sisi kanan dada daripada ke kiri.

Kurang dari satu persen dari populasi umum dilahirkan dengan kondisi tersebut dan Claire mengatakan bahwa orangtuanya juga terkejut dan sangat bingung.

"Ayah saya benar-benar ketakutan karenanya dan ibu saya berpikir itu lucu karena saya tidak mengetahuinya sampai sekarang. Saya belum pernah menjalani rontgen dada sehingga tidak ada cara untuk mengetahui bahwa jantung saya terbalik," ujarnya lagi.

“Dokter perawatan primer saya melakukan pemeriksaan dengan saya dan mengatakan bahwa jantung saya berdetak lebih keras di sisi kanan, tetapi jelas tidak mungkin Anda dapat mendiagnosis dekstrokardia dari itu saja," kata Claire.

Setelah diagnosisnya, Claire menceritakan kisah ini ke TikTok untuk membagikan pengalamannya dan postingannya kini telah dilihat 2,9 juta kali dan telah menerima lebih dari 400 ribu suka.

Banyak pengguna media sosial mempertanyakan bagaimana dokter melewatkan fakta bahwa jantungnya berada di sisi yang salah dari dadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Heart Rate Monitor Terbaik 2026

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Heart Rate Monitor Terbaik 2026

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 16:43 WIB

7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung

7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 07:39 WIB

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung

Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:29 WIB

Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali

Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali

Health | Selasa, 10 Maret 2026 | 23:02 WIB

Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi

Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi

Health | Rabu, 18 Februari 2026 | 21:00 WIB

Fans Kim So Hyun Kompak Sumbang Rp1,2 Miliar di Momen Ultah Sang Aktor

Fans Kim So Hyun Kompak Sumbang Rp1,2 Miliar di Momen Ultah Sang Aktor

Entertainment | Selasa, 17 Februari 2026 | 08:02 WIB

Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan

Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan

Health | Senin, 16 Februari 2026 | 12:31 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB