alexametrics

5 Bahaya Daging Kambing Jika Dikonsumsi Berlebihan Pasca Idul Adha

Rifan Aditya
5 Bahaya Daging Kambing Jika Dikonsumsi Berlebihan Pasca Idul Adha
Bahaya Daging Kambing Jika Dikonsumsi Berlebihan Pasca Idul Adha - Ilustrasi olahan daging kambing

Kenapa daging kambing tidak boleh dikonsumsi terlalu berlebihan? Simak berikut ini bahaya daging kambing.

Suara.com - Biasanya, pada Hari Raya Idul Adha akan mengolah daging kambing menjadi sate, rendang, semur, atau olahan lainnya. Namun, tahukah kamu jika mengonsumsi daging kambing berlebihan itu kurang baik untuk kesehatan? Simak berikut ini bahaya daging kambing.

Diketahui, daging kambing ini termasuk golongan daging merah yang memiliki kandungan zat besi, protein, dan kandungan lainnya. Jadi, mengkonsumsi daging kambing itu penting untuk tubuh, asal tidak terlalu berlebihan. Sebab ada bahaya daging kambing yang mengintai.

Kenapa daging kambing tidak boleh dikonsumsi berlebihan? Nah, di bawah ini akan dijelaskan kenapa mengonsumsi daging kambing berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan tubuh. Simak baik-baik ya!

1.       Sembelit

Baca Juga: Resep Tongseng Kambing: Bumbu, Bahan dan Cara Membuat

Meski daging kambing kaya akan protein, namun jika terlalu berlebihan mengkonsumsinya akan menyebabkan kondisi pencernaan kurang baik atau menyebabkan sembelit. Sebab daging kambing ini salah satu jenis makanan yang butuh kerja ekstra bagi usus untuk mengeluarkannya.

2.       Kanker

Bahaya daging kambing yang perlu kamu tahu jika terlalu banyak mengkonsumsi yakni berpotensi terkena kanker. WHO menyampaikan pada Oktober 2015 lalu, bahwa daging kambing bersifat karsinogenik, yang artinya meningkatkan risiko kanker.

National Cancer Institute juga menyampaikan bahwa mengolah daging merah bersuhu tinggi, seperti dipanggang atau digoreng merupakan cara mengolah daging yang berkontribusi tinggi atas meningkatnya risiko kanker.

3.       Gagal Ginjal

Baca Juga: Apa Daging Kurban Perlu Dicuci Dulu Sebelum Dimasak?

Bahaya makan daging kambing secara berlebihan berikutnya yang perlu diketahui yakni meningkatkan risiko gagal ginjal. Sebuah penelitian dari Sekolah Kedokteran di Singapura menyebutkan bahwa 25% responded yang mengkonsumsi daging merah berisiko tinggi terkena gagal ginjal.

Komentar