Aturan dan Dosis Mengonsumsi Vitamin C, Vitamin D, dan Zinc

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:00 WIB
Aturan dan Dosis Mengonsumsi Vitamin C, Vitamin D, dan Zinc
Ilustrasi Vitamin D (freepik)

Suara.com - Di saat kasus Covid-19 semakin meningkat seperti saat ini, semua orang berusaha untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari paparan virus ini. Salah satunya dengan cara mengonsumsi vitamin, di antaranya vitamin C, vitamin D, dan zinc.

Tapi sayangnya, tak banyak orang tahu mengenai dosis tepat dan aturan minum vitamin. Hal ini tentu sangat berbahaya, karena berlebihan mengonsumsi vitamin dan mineral, bisa merusak dan mengganggu kinerja ginjal.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Tities Anggraeni Indra, merincikan dosis untuk vitamin C, vitamin D, dan Zinc untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Ini dia.

1. Dosis dan aturan vitamin C
"Sebuah penelitian di China pada 2020, pemberian vitamin C bisa menurunkan inflamasi, memperbaiki kadar oksigen, menurunkan potensi kegagalan organ. Ditambah penelitian di Amerika pada 2020, menyebutkan vitamin C bisa menurunkan angka kematian Covid-19," jelas dr. Tities dalam konferensi pers Hemoviton Action Total Cate Imunup, Kamis (22/7/2021).

Vitamin C bisa diperoleh dari buah sayur, jeruk, melon, anggur, kale, dan sawi yang mengandung antioksidan dan berfungsi menurunkan inflamasi akibat luka yang disebabkan virus maupun bakteri.

Vitamin C juga membantu tubuh lebih bugar, mempercepat penyerapan zat besi, meningkatkan produksi kolagen, dan mengganti sel yang rusak.

Dosis yang direkomendasikan adalah 500 hingga 1.000 miligram per hari untuk orang dewasa.

2. Dosis dan aturan vitamin D
"Studi di Amerika, orang yang defisiensi (kekurangan) vitamin D, 54 persen lebih berisiko tinggi terkena Covid-19. Sedangkan jika kadar vitamin D lumayan tinggi, maka jika terkena Covid-19, inflamasi atau peradangannya lebih rendah," terang dr. Tities.

Selain itu, vitamin D dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi stres yang mempengaruhi kesehatan, mengatur kerja berbagai gen sehingga mencegah berbagai penyakit kronis, dan mengoptimalkan kerja sel dalam tubuh.

Dosis yang direkomendasikan 40 hingga 60 miligram per hari untuk orang dewasa.

3. Dosis dan aturan seng (Zinc)
Saat antibodi menurun, maka orang tersebut rentan terinfeksi virus, kuman dan bakteri. Dengan tambahan asupan seng, tubuh akan mampu menghambat masuk dan virus bereplika atau memperbanyak diri.

"Penelitian di 2020, pasien Covid-19 dengan kadar seng yang buruk, mengalami komplikasi yang lebih buruk dan angka kematian lebih tinggi," tutur dr. Tities.

Adapun dosis konsumsi seng yang direkomendasikan yakni 3 hingga 16 miligram per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Matahari Jarang Muncul, 5 Asupan Ini Mampu Penuhi Kebutuhan Vitamin D

Matahari Jarang Muncul, 5 Asupan Ini Mampu Penuhi Kebutuhan Vitamin D

Your Say | Rabu, 21 Juli 2021 | 08:12 WIB

Buah Tomat, Si Kecil Bulat Kaya Manfaat

Buah Tomat, Si Kecil Bulat Kaya Manfaat

Your Say | Senin, 19 Juli 2021 | 20:42 WIB

Selain Suplemen, Ini 5 Makanan yang Mengandung Vitamin D Paling Tinggi

Selain Suplemen, Ini 5 Makanan yang Mengandung Vitamin D Paling Tinggi

Video | Senin, 19 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB