Kasus Meningkat, Pasien Covid-19 di Bangkok Dipindahkan ke Provinsi Lain dengan Kereta

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 27 Juli 2021 | 20:06 WIB
Kasus Meningkat, Pasien Covid-19 di Bangkok Dipindahkan ke Provinsi Lain dengan Kereta
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Pemerintah Thailand memindahkan pasien Covid-19 di Bangkok ke berbagai provinsi yang jumlah kasusnya tidak terlalu banyak. Pasien-pasien tersebut dipindahkan dengan kereta api.

Mereka dipindahkan untuk menjalani isolasi dan perawatan agar meringankan beban sistem medis ibu kota Bangkok yang sudah kewalahan. Salah satu kereta membawa lebih dari 100 pasien dan pekerja medis dengan peralatan pelindung lengkap pada Selasa (27/7) waktu setempat.

Kereta tersebut akan menurunkan pasien di tujuh provinsi, di mana mereka akan bertemu dengan petugas kesehatan dan dibawa ke rumah sakit.

Otoritas medis di Bangkok mengatakan bahwa semua tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) untuk pasien Covis-19 di rumah sakit umum penuh dan beberapa pasien hanya dirawat di ruang gawat darurat. Para pejabat mengatakan mereka telah meminta petugas medis militer untuk membantu di rumah sakit sipil.

“Pelayanan ini akan terus kami lakukan hingga tidak ada lagi pasien Covid-19 yang tidak bisa mendapatkan tempat tidur di Bangkok,” kata Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul dikutip dari Channel News Asia.

Ia menambahkan, bus, van, bahkan pesawat mungkin juga akan digunakan untuk mengirim pasien Covid-19 ke provinsi yang tidak terlalu terpengaruh pandemi.

Thailand awalnya berhasil mengendalikan kasus virus corona selama pandemi 2020. Tetapi wabah semakin meluas selama beberapa bulan terakhir. Pada pertengahan Desember 2020, Thailand hanya mencatatkan kasus Covid-19 sebanyak 4.246 kasus. Jumlahnya terus meningkat hingga saat ini mencapai 512.678 kasus dengan lebih dari 4 ribu kematian.

Pemerintah Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha menghadapi kritik keras atas penanganannya terhadap lonjakan varian delta dan program vaksinasi yang dinilai lambat.

Sebanyak 137.263 kasus dan 2.176 kematian telah dicatat di ibu kota Bangkok. Sebagian besar dari 4.451 tempat tidur pasien Covid-19 di kota berpenduduk sekitar 15 juta itu telah ditempati oleh orang-orang dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Rumah sakit mulai mendesak agar pasien dengan kondisi tersebut untuk mengisolasi di rumah atau di pusat isolasi komunitas.

Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang mengatakan pemerintah kota akan berkoordinasi dengan Kereta Api Negara untuk memasang 240 tempat tidur di 15 gerbong kereta api di gudang pemeliharaan stasiun Bang Sue.

Area itu akan digunakan sebagai "pusat pra-penerimaan" untuk pasien virus corona tanpa gejala. Aswin menegaskan, geebong itu harus sudah siap untuk digunakan pada Jumat (30/7) mendatang.

Meski terjadi lonjakan pasien di rumah sakit, pemerintah Thailand mengatakan pasokan oksigen di rumah sakit cukup dan produsen telah diminta untuk memastikan stok tersedia. Tetapi pasien Covid-19 yang tidak menemukan tempat untuk perawatan di RS tidak selalu bisa mendapatkan oksigen tambahan.

Sementara itu, beberapa kuil di Thailand juga mulai menawarkan kremasi gratis karena jumlah kematian meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

19 Pasien Covid-19 di Batam Meninggal Dunia Hari Ini, Tertinggi Selama Juli

19 Pasien Covid-19 di Batam Meninggal Dunia Hari Ini, Tertinggi Selama Juli

Batam | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:57 WIB

Rekor! Angka Kesembuhan Covid-19 Tembus 47.128 Sehari

Rekor! Angka Kesembuhan Covid-19 Tembus 47.128 Sehari

Foto | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:51 WIB

Setiap RT RW di Kota Malang Dibekali Oximeter dan Tabung Oksigen

Setiap RT RW di Kota Malang Dibekali Oximeter dan Tabung Oksigen

Malang | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:48 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB