Virus Corona Covid-19 Bisa Timbulkan Mutasi Kebal Vaksin, Begini Kata Pakar!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 29 Juli 2021 | 11:14 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Timbulkan Mutasi Kebal Vaksin, Begini Kata Pakar!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Para peneliti telah memperingatkan bahwa pelonggaran pembatasan sosial bisa membuka jalan bagi mutasi baru virus corona Covid-19 yang resisten terhadap vaksin Covid-19.

Karena itu, para ahli memperingatkan agar tidak melonggarakan pembatasan sosial sebelum waktunya. Hal ini bisa memberikan peluang meningkatkan virus corona Covid-19 untuk berkembang menjadi varian yang lebih menular.

Mereka prihatin kalau varian virus corona Covid-19 nantinya semakin resisten terhadap vaksin Covid-19. Sehingga anak-anak dan orang-orang dalam kelompok rentan lebih berbahaya.

Profesor Kevin Tyler, penulis utama dalam penelitian tersebut, mengatakan pembatasan sosial akibat pandemi virus corona Covid-19 telah berdampak besar pada ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan mental orang selama 17 bulan terakhir.

"Meskipun vaksin Covid-19 telah melemahkan hubungan antara infeksi dan kematian. Tapi, hal ini tidak bisa digunakan sebagai alasan untuk melonggarkan pembatasan sosial," kata Kevin Tyler dikutip dari Express.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Karena, melonggarkan pembatasan sosial bisa meningkatkan penularan dan memungkinkan virus corona Covid-10 berkembang. Hal ini akan meningkatkan potensi evolusioner adaptif dan risiko strain resisten vaksin yang muncul melalui proses antigenic drift.

Sederhananya, membatasi penyebaran dan penularan virus corona Covid-19 seluas mungkin akan menekan jumlah kematian di masa mendatang dan mencegah munculnya berbagai varian virus corona lainnya.

Menurut Cock Van Oosterhout, profesor biologi dari Sekolah Ilmu Lingkungan UEA, situasi sekarang ini seperti sedang mengadu dua metode, yakni vaksin Covid-19 dan perubahan perilaku. Tapi, ia mengingatkan bahwa virus corona Covid-19 ini beradaptasi dan terus berevolusi.

Kesehatan masyarakat Inggris juga telah menekankan pandemi virus corona Covid-19 belum berakhir dan mendesak semua orang untuk terus mematuhi protokol kesehatan.

baca juga

Yvonne Doyle, direktur medis di Public Health England, mengatakan angka kematian dan rawat inap terlihat melonjak dalam beberapa pekan terakhir, karena varian Delta yang menyebar cepat.

Sebuah studi dari Public Health England, menemukan dosis tunggal vaksin AstraZeneca atau Pfizer hanya mengurangi risiko seseorang mengembangkan gejala virus corona Covid-19 para akibat varian Delta sebesar 33 persen.

Studi ini juga menemukan dosis kedua vaksin AstraZeneca meningkatkan perlindungan terhadap varian Delta hingga 60 persen. Sedangkan, dua kali suntikan vaksin Pfizer efektif 88 persen terhadap varian Delta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Ungkap Bagaimana Virus Corona Covid-19 Masuk dan Merusak Paru-paru

Peneliti Ungkap Bagaimana Virus Corona Covid-19 Masuk dan Merusak Paru-paru

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 20:48 WIB

Jangan Asal Merasa Aman, Kenali Risiko Infeksi Varian Delta Berikut

Jangan Asal Merasa Aman, Kenali Risiko Infeksi Varian Delta Berikut

Health | Rabu, 28 Juli 2021 | 06:20 WIB

Ahli Buat Alat Tes untuk Deteksi Tingkat Antibodi Setelah Vaksinasi Covid-19

Ahli Buat Alat Tes untuk Deteksi Tingkat Antibodi Setelah Vaksinasi Covid-19

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 09:28 WIB

Terkini

Pemotor Dianjurkan Pakai Kacamata Khusus dan Masker N95 untuk Hadapi Abu Vulkanik

Pemotor Dianjurkan Pakai Kacamata Khusus dan Masker N95 untuk Hadapi Abu Vulkanik

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 17:32 WIB

41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Sumut | Minggu, 06 September 2026 | 17:27 WIB

Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi

Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi

Video | Minggu, 06 September 2026 | 17:26 WIB

3 Pilihan HP Realme RAM 8 GB Memori 256 GB, Spek Kencang untuk Bujet Rp3 Juta

3 Pilihan HP Realme RAM 8 GB Memori 256 GB, Spek Kencang untuk Bujet Rp3 Juta

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 17:23 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:19 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya

Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 17:18 WIB

Punya Rumah di Jogja, Mimpi yang Makin Mahal bagi Gen Z

Punya Rumah di Jogja, Mimpi yang Makin Mahal bagi Gen Z

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 17:16 WIB

Sedang Berlangsung! Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Australia: Garuda Muda Unggul 1-0

Sedang Berlangsung! Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Australia: Garuda Muda Unggul 1-0

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 17:02 WIB

Belanja 9.9 di Lazada Pakai Kartu BRI Dapat Diskon 12%, Cek Syaratnya!

Belanja 9.9 di Lazada Pakai Kartu BRI Dapat Diskon 12%, Cek Syaratnya!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 16:58 WIB

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:55 WIB

×