PPKM Level 4 Diperpanjang atau Tidak? Ini Saran dari Epidemiolog

Bimo Aria Fundrika

Senin, 09 Agustus 2021 | 17:05 WIB
PPKM Level 4 Diperpanjang atau Tidak? Ini Saran dari Epidemiolog
Suasana di pos penyekatan PPKM Lenteng Agung di hari terakhir penerapan PPKM Level 4 di Jakarta, Senin (9/8/2021). (Suara.com/Arga)

Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Level 4 akan berakhir hari ini, Senin, (9/8/2021).

Hingga saat berita ini ditulis masih belum ada keterangan dari pemerintah apakah PPKM level 4 diperpanjang atau tidak untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, ahli epidemiologi dari Grifith University, Dicky Budiman, memberikan sejumlah catatan sebelum PPKM level 4 diperpanjang atau tidak.

"Kalau memungkinkan dan pemerintah masih bisa punya kemampuan dukungan untuk kelompok rawan dengan sosial ekonomi untuk beberapa sektor, kalau bisa satu minggu lagi," ujar Dicky Budiman, kepada Suara.com, Senin, (9/8/2021).

Dicky menjelaskan perpanjangan waktu itu untuk memberikan kelonggaran waktu di fasilitas kesehatan, dan sistem kesehatan. Termasuk juga jaring pengaman untuk kelompok rentan untuk seluruh daerah di Indonesia.

Aksi protes PPKM oleh PKL di Batang. [Instagram]
Aksi protes PPKM oleh PKL di Batang. [Instagram]

"3T (testing, tracing, treatment) 5M yang harus menjadi landasan pokok. Sehingga dia bisa mencegah skenario terburuk itu sudah kita lihat. Walaupun skenario saat ini juga masih banyak kematian lebih dari dua ribuan," ujar Dicky.

Menurutnya perpanjangan PPKM level 4 itu juga untuk bisa memberikan sedikit waktu untuk lebih bisa memprediksi, apakah kondisi saat ini sudah mencapat puncak gelombang pandemi atau belum.

"Kita beri waktu satu minggu agar jerih payah satu bulan bisa cukup optimal. Kalau siginfikan menurunkan kan belum tapi kita sudah mengarah pada tren bukan yang buruk," kata Dicky.

Untuk itu, Dicky menyarankan PPKM Level 4 Diperpanjang satu minggu untuk wilayah Jawa Bali.

baca juga

Sementara untuk wilayah luar Jawa dan Bali, menurut Dicky, mesti belajar dari pengalaman dua daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Lanjut atau Tidak PPKM Level 4 di Batam, Begini Penjelasan Wali Kota

Soal Lanjut atau Tidak PPKM Level 4 di Batam, Begini Penjelasan Wali Kota

Riau | Senin, 09 Agustus 2021 | 16:43 WIB

Kenaikan Angka Aktif Covid-19, Karena Tracing Intensif Sering Dilakukan Pemprov Kaltim

Kenaikan Angka Aktif Covid-19, Karena Tracing Intensif Sering Dilakukan Pemprov Kaltim

Kaltim | Senin, 09 Agustus 2021 | 16:41 WIB

China Kembali Laporkan Ratusan Kasus Baru Pasien Virus Corona Varian Delta

China Kembali Laporkan Ratusan Kasus Baru Pasien Virus Corona Varian Delta

Batam | Senin, 09 Agustus 2021 | 16:36 WIB

Terkini

Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki

Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:44 WIB

Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB

KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008

KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB

3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal

3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna

Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah

Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Ragnar Oratmangoen Terpantau di Thailand Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Bisa Main?

Ragnar Oratmangoen Terpantau di Thailand Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Bisa Main?

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:39 WIB

Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:39 WIB

BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD

BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:33 WIB

100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal

100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:22 WIB

×