Hits Kesehatan: Bayi Prematur Terkecil di Dunia, Qusthul Hindi dalam Islam

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:03 WIB
Hits Kesehatan: Bayi Prematur Terkecil di Dunia, Qusthul Hindi dalam Islam
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bayi prematur terkecil di dunia berhasil selamat dan pulang dalam keadaan sehat. Ia adalah bayi pasangan Malaysia yang mendapat perawatan intensif selama di Singapura. Simak kisah lebih lanjutnya.

Di sisi lain, khasiat herbal asal India qusthul hindi tengah menjadi sorotan. Bagaimana Islam melihat khasiat herbal yang konon sudah ada sejak jaman nabi tersebut?

Berita mengenai bayi prematur terkecil di dunia sekaligus qusthul hindi dalam Islam masuk dalam daftar berita kanal Health paling populer di Suara.com edisi Selasa, 10 Agustus 2021 berikut ini.

1. Bayi Prematur Terkecil di Dunia Berhasil Selamat, Sudah Bisa Pulang ke Rumah di Malaysia!

Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Bayi prematur terkecil di dunia yang berhasil selamat akhirnya bisa pulang ke rumah dan berkumpul bersama kedua orangtuanya, di usianya yang ke 14 bulan pada awal Juli 2021 lalu. 

Ya, bayi bernama Kwek Yu Xuan ini lahir dengan berat hanya 212 gram pada 9 Juli 2021. Bayi Malaysia yang menetap di Singapura tersebut saat ini telah memiliki berat 6,3 kilogram.

Baca selengkapnya

2. Berkhasiat tapi Juga Ada Efek Samping, Yuk Cari Tahu Tentang Qusthul Hindi dalam Islam

Qusthul Hindi, herbal dari India. (Foto: adilqadri.com)
Qusthul Hindi, herbal dari India. (Foto: adilqadri.com)

Berbagai macam obat herbal yang diklaim dapat mengobati gejala infeksi Covid-19 viral di media sosial, salah satunya tanaman obat atau herbal asal India, Qusthul Hindi.

Tak diketahui siapa yang pertama kali menyebarkan klaim tersebut di media sosial, tetapi dikutip dari Gardenia Herbals, Qusthul Hindi termasuk tanaman obat yang berasal dari tumbuhan setinggi 1 hingga 2 meter tersebut.

Baca selengkapnya

3. Update Covid-19 Global: Setiap Dua Menit, Ada Satu Kematian Akibat Covid-19 di Iran

Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Update Covid-19 global mencatat ada 204 juta kasus infeksi Covid-19 di seluruh dunia. Selain itu, jumlah kematian juga ikut bertambah, menjadi 4.31 juta jiwa.

Dikutip dari worldometers.info, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 518.017 infeksi dalam 24 jam terakhir, dengan angka kematian juga bertambah 7.915 jiwa.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Rekor Kasus Baru dan Angka Kematian di Negara ASEAN

Update Covid-19 Global: Rekor Kasus Baru dan Angka Kematian di Negara ASEAN

Health | Senin, 09 Agustus 2021 | 10:45 WIB

Update Covid-19 Global: 404 Kasus Positif Ditemukan dalam Klaster Olimpiade Tokyo 2020

Update Covid-19 Global: 404 Kasus Positif Ditemukan dalam Klaster Olimpiade Tokyo 2020

Health | Minggu, 08 Agustus 2021 | 08:49 WIB

Waspada Konsumsi Herbal Qusthul Hindi, Dokter Zaidul Akbar Ungkap Alasannya

Waspada Konsumsi Herbal Qusthul Hindi, Dokter Zaidul Akbar Ungkap Alasannya

Health | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB