Dear Perempuan, Stop Kebiasaan Buang Air Kecil Berdiri Saat Mandi, Dokter Ungkap Alasannya

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 16 Agustus 2021 | 07:50 WIB
Dear Perempuan, Stop Kebiasaan Buang Air Kecil Berdiri Saat Mandi, Dokter Ungkap Alasannya
Ilustrasi mandi, buang air kecil (Unsplash/Hannah Xu)

Suara.com - Beberapa perempuan mungkin memiliki kebiasaan buang air kecil atau kencing berdiri saat mandi.

Mereka bahkan mungkin melakukannya sambil menggunakan shampoo atau sabun ketika di bawah shower dengan air mengalir.

Padahal, kebiasaan buang air kecil berdiri saat mandi bukanlah ide yang baik bagi wanita.

Dr Alicia Jeffrey-Thomas mengatakan kebiasaan kecil ketika buang air kecil bisa menyebabkan konsekuensi yang lebih besar.

Dr Alicia mengatakan kebiasaan kencing atau buang air kecil berdiri saat mandi berbahaya untuk kesehatan panggul perempuan. Akibatnya, mereka juga akan lebih sering pergi ke toilet untuk buang air kecil.

Dr Alicia menjelaskan bahwa biasanya orang akan buang air kecil ketika kandung kemih memberi sinyal sudah terisi penuh.

Selain itu, otak juga akan memberi sinyal seseorang perlu pergi ke toilet untuk buang air kecil atau menahannya.

"Kami menyarankan untuk tidak melatih kandung kemih memberikan sinyal buang air kecil ketika mandi. Dalam hal ini, buang air kecil ketika mandi berkaitan dengan suara air mengalir dan rendaman air," kata Dr Alicia dikutip dari The Sun.

Ilustrasi mandi, buang air kecil sambil mandi (shutterstock)
Ilustrasi mandi, buang air kecil sambil mandi (shutterstock)

Menurut Dr Alicia, kebiasaan buruk ini akan melatih kandung kemih mengirim sinyal untuk buang air kecil ketika mendengar suara air mengalir, seperti ketika seseorang mencuci tangan atau mencuci piring.

baca juga

Selain kencing dengan posisi berdiri, ada pula beberapa hal lain yang bisa merusak dasar panggul perempuan, antara lain:

  1. Mendorong keluarnya urine atau feses
  2. Duduk melayang di toilet dengan kloset duduk
  3. Melakukan kegel mandiri tanpa konsultasi dengan spesialis dasar panggul

Bahkan, kebiasaan buang air kecil sebelum tidur, sebelum bepergian, sebelum berhubungan seks dan lainnya akan melatih kandung kemih dalam memberi sinyal.

"Pada Intinya, setiap kebiasaan kecil yang buruk ketika buang air kecil sama dengan melatih kandung kemih lebih peka dan sensitif. Sehingga kandung kemih akan memberi sinyal penuh pada waktu yang tidak tepat," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Duduk Melayang saat Buang Air Kecil di Toilet Umum, Ini Dampaknya!

Jangan Duduk Melayang saat Buang Air Kecil di Toilet Umum, Ini Dampaknya!

Health | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 08:09 WIB

Kebiasaan Mandi 5 Aktor Ganteng Hollywood, Robert Pattinson Malas Keramas

Kebiasaan Mandi 5 Aktor Ganteng Hollywood, Robert Pattinson Malas Keramas

Lifestyle | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 20:54 WIB

Wanita Obati Jerawat Pakai Air Kencing, Dokter Ingatkan Soal Bahaya Ini

Wanita Obati Jerawat Pakai Air Kencing, Dokter Ingatkan Soal Bahaya Ini

Sumbar | Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×