Awas Bahaya Konsumsi Suplemen Vitamin D Berlebihan, Bisa Mual Muntah Hingga Rusak Ginjal

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:43 WIB
Awas Bahaya Konsumsi Suplemen Vitamin D Berlebihan, Bisa Mual Muntah Hingga Rusak Ginjal
Ilustrasi Vitamin D (freepik)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19 banyak masyarakat percaya bahwa Vitamin D menjadi salah satu cara untuk bisa terhindar dari virus corona. Maka tidak heran jika banyak masyarakat berbondong-bondong mengonsumsi Vitamin D.

Bahkan, tidak jarang yang mengonsumsinya secara berlebihan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban, mengingatkan jika sampai saat ii belum ada bukti ilmiah yang kuat kalau suplemen vitamin D itu bermanfaat mencegah atau mengobati Covid-19.

Seperti diketahui, bahwa kadar vitamin D orang Indonesia sendiri memang rendah. World Health Oragnization (WHO)mengatakan bahwa rata-rata kadar vitamin D penduduk Indonesia 17,2.Padahal, kadar normal vitamin D dalam tubuh itu antara 30 hingga 60 nanogram per mililiter.

Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

"Tapi, bukan berarti tiap hari kita harus konsumsi suplemen vitamin D. Tetaplah konsumsi sesuai kebutuhan. Jumlah vitamin D harian yang direkomendasikan adalah 400 IU untuk anak hingga usia 1 tahun, 600 IU untuk usia 1–70 tahun, dan 800 IU untuk usia 70 ke atas. kata Zubairi dalam Twitternya, Selasa, (17/8/2021).

Zubairi mengingatkan jika tes kadar Vitamin D dalam tubuh normal, sebetulnya tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen.

"Sebab, “calon vitamin D” itu sebenarnya sudah ada di bawah kulit kita, sebagai orang Indonesia, yang mendapat sinar matahari cukup sepanjang tahun," kata Zubairi.

Sehingga, lanjut Zubairi, jika tubuh terpapr sinar matahari sedikiti saja, hal itu sudah bisa mencukupi kebutuhan vitamin D.

"Maka, sekali lagi. Tidak perlu suplemen yang berlebihan. Ya, namanya suplemen, kan sebetulnya tidak diperlukan. Bisa juga didapat dari susu atau kuning telur," kata Zubairi.

Lebih jauh, ia juga mengingatkan untuk mengindari konsumsi vitamin D berlebihan dosis tinggi. Terlebih jika dosisnya melebihi 4 ribu IU per hari. Menurutnya, hal itu akan berbahaya dan menyebabkan gangguan kesehatan.

baca juga

"Lalu, apa gejala keracunan akibat dosis suplemen vitamin D yang berlebihan? Biasanya itu muntah, mual, sakit perut, atau sariawan.Bahkan dalam jangka panjang bisa banget merusak ginjal," kata Zubairi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, 5 Kondisi Ini Jadi Pertanda Anda Kekurangan Vitamin D

Waspada, 5 Kondisi Ini Jadi Pertanda Anda Kekurangan Vitamin D

Health | Selasa, 17 Agustus 2021 | 17:04 WIB

Awas, Berat Badan Naik Turun Berefek Buruk pada Ginjal

Awas, Berat Badan Naik Turun Berefek Buruk pada Ginjal

Health | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Mual dan Muntah Saat Hamil Muda? Hindari Makanan dan Minuman Ini

Mual dan Muntah Saat Hamil Muda? Hindari Makanan dan Minuman Ini

Sumbar | Selasa, 17 Agustus 2021 | 12:15 WIB

Terkini

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi

Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:02 WIB

Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung

Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029

Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket

Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:59 WIB

17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:43 WIB

IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini

IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Gen Z dan Milenial Punya Peran Kuat , Ini Pesan dari Keponakan Prabowo

Gen Z dan Milenial Punya Peran Kuat , Ini Pesan dari Keponakan Prabowo

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Apa Bedanya Luas dan Keliling? Ini Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya

Apa Bedanya Luas dan Keliling? Ini Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Ulasan Tunggu Aku Sukses Nanti: Ketika Arti Kesuksesan Bukan Sekadar Materi

Ulasan Tunggu Aku Sukses Nanti: Ketika Arti Kesuksesan Bukan Sekadar Materi

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:30 WIB

×