Kemen PPPA Carikan Pengasuh untuk Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 19 Agustus 2021 | 09:11 WIB
Kemen PPPA Carikan Pengasuh untuk Anak Yatim Piatu Korban Covid-19
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menekankan pentingnya perlindungan bagi anak-anak yang menjadi yatim piatu yang orangtuanya meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Para anak yatim piatu menjadi tanggung jawab Kemen PPPA untuk memastikan agar mereka tetap mendapat hak salah satunya pendidikan, juga memberikan perlindungan khusus anak. Oleh sebab itu, diperlukannya peran pengasuh pengganti bagi anak-anak tersebut.

"Tujuannya agar proses belajar mengajar anak masih tetap bisa dilakukan,” kata Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA Lenny Rosalin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/8/2021).

Bekerjasama dengan berbagai pihak terkait dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kemen PPPA turut berperan dan mencari pengasuh pengganti tersebut.

Lenny mengungkapkan, saat ini jumlah anak-anak yang terpisah dengan orangtua yang meninggal atau sakit di masa pandemi Covid-19 makin bertambah.

Kondisi itu tentunya berdampak besar bagi anak, tidak hanya proses belajar yang terganggu tetapi juga mentalnya. 

Di samping memastikan hak anak atas pendidikan, pemantauan kondisi psikis juga dilakukan.

“Kita bekerja sama dengan para psikolog untuk melakukan healing agar anak tidak terganggu psikisnya. Untuk memastikan bahwa secara jiwanya anak tetap sehat, tidak terganggu meskipun di hari-hari awalnya memang sulit bagi anak-anak kita," ujarnya. 

Anak-anak yang terdampak itu dikumpulkan untuk belajar bersama. Lenny menegaskan bahwa yang paling penting anak-anak tersebut jangan sampai meninggalkan pendidikannya.

baca juga

Menurutnya, peran sentral orangtua dalam pengasuhan kini bertambah untuk mendampingi anak dalam proses belajar formal tersebut. Orangtua, pengasuh, maupun berbagai pihak lain juga harus bekerjasama dalam berperan memastikan pendidikan anak tidak terhambat. 

Menurut Lenny, salah satu kunci untuk menghadapi tantangan dalam pendidikan selama pandemi adalah dengan kehadiran inovasi.

“Inovasi sangat dibutuhkan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki sarana terbatas. Jadi tidak selalu tergantung oleh pemerintah (pusat). Di beberapa daerah, Pemda banyak yang melakukan inisiatif."

"Misalnya, membuka Kantor Kepala Desa untuk anak-anak yang tidak memiliki perangkat atau media untuk belajar. Kami mengapresiasi hal ini sehingga anak-anak dapat belajar bersama-sama di sana. Kita perlu mendorong (inovasi) dan siapapun dapat melakukannya terutama di masa yang sulit ini,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Dikecam WHO, Amerika Serikat Tetap Kasih Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Untuk Warga

Meski Dikecam WHO, Amerika Serikat Tetap Kasih Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Untuk Warga

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Kecam Negara Kaya Yang Ngotot Kasih Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, WHO: Tidak Bermoral

Kecam Negara Kaya Yang Ngotot Kasih Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, WHO: Tidak Bermoral

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:38 WIB

Festival Tabuik, Tradisi Berusia 100 Tahun Menyambut Hari Asyura di Pariaman

Festival Tabuik, Tradisi Berusia 100 Tahun Menyambut Hari Asyura di Pariaman

Bekaci | Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:32 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×