alexametrics

Perempuan Jangan Biasakan Kencing di Bawah Guyuran Shower, Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Perempuan Jangan Biasakan Kencing di Bawah Guyuran Shower, Ini Alasannya
Ilustrasi Buang Air Besar (freepik)

Kencing dengan bunyi gemericik air bisa timbulkan masalah, kok bisa?

Suara.com - Kencing atau buang air kecil di tengah guyuran shower atau sambil mengalirkan air mungkin terasa nyaman jika Anda sedang mandi. Namun hal ini ternyata bisa menyebabkan kondisi kesehatan tertentu. 

Melansir dari Insider, Dr. Alicia Jeffrey-Thomas, seorang dokter terapi fisik yang berbasis di Boston mengatakan kepada 467.000 pengikutnya di TikTok bahwa Anda tidak boleh buang air kecil di bawah guyuran shower. Hal ini disebabkan karena kebiasaan ini bisa melatih otak Anda untuk mengasosiasikan suara air mengalir dengan buang air kecil.

"Jika Anda buang air kecil di kamar mandi dengan menyalakan keran atau menyalakan pancuran dan kemudian buang air kecil saat airnya mengalir, Anda menciptakan hubungan di otak Anda antara suara air yang mengalir dan keinginan untuk buang air kecil," Kata Jeffrey-Thomas di TikTok.

Menurut Jeffrey-Thomas, asosiasi otak yang dipasangkan dengan disfungsi dasar kandung kemih, dapat menyebabkan lebih banyak kebocoran kandung kemih ketika Anda melakukan tugas-tugas dasar seperti mencuci piring atau berenang.

Baca Juga: Viral di TikTok, Dokter Ini Tidak Sarankan Buang Air Kecil Sambil Mandi, Kenapa?


"Sayangnya, kita yang dikaruniai perempuan saat lahir dan memiliki anatomi itu tidak dirancang untuk kencing sambil berdiri," kata Jeffrey-Thomas. 

"Dasar panggul Anda tidak akan cukup rileks yang berarti kita tidak akan benar-benar mengosongkan kandung kemih kita dengan sangat baik," imbuhnya. 

Jeffrey-Thomas merekomendasikan untuk mengabaikan keinginan untuk buang air kecil saat Anda mandi untuk menghindari hubungan di otak Anda. Sebaliknya, tunggu sampai mandi Anda selesai dan suara air mengalir padam untuk buang air kecil.

Komentar