alexametrics

Viral Tren TIkTok Makan Madu Beku, Ahli Gizi Ungkap Bahayanya

Bimo Aria Fundrika
Viral Tren TIkTok Makan Madu Beku, Ahli Gizi Ungkap Bahayanya
Ilustrasi madu. (Pixabay/ExplorerBob)

Madu, bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung dan kadar antioksidan darah.

Suara.com - Baru-baru ini viral di TikTOk yang menunjukkan orang mengonsumsi madu beku. Tren ini muncul pada 9 Juli ketika pengguna TikTok Dave Ramirez mengaku telah makan madu beku, camilan yang katanya “cukup menyegarkan.”

Sejak itu, tren tersebut telah menarik lebih dari 900 juta tampilan dan telah menampilkan orang-orang yang memakan banyak madu beku.

Tidak mengherankan, beberapa orang yang mencobanya merasa mual atau mengalami gejala gastrointestinal setelahnya.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, gula dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak kemudian jatuh. Gula dosis tinggi juga dapat berdampak pada saluran pencernaan dan menyebabkan mual dan diare.

Baca Juga: Cara Mudah Hilangkan Watermark Video Tiktok Tanpa Aplikasi Tambahan

Ilustrasi madu. (Pixabay)
Ilustrasi madu. (Pixabay)

"Tren ini setara dengan makan banyak permen pada satu waktu - tidak ada manfaat kesehatan, dan itu dapat menyebabkan gula jatuh, yang sering menyebabkan mengidam makanan dan ketidaknyamanan pencernaan," kata Amanda Izquierdo, ahli diet terdaftar yang berbasis di Chicago, seperti dilansir dari Healtline.

Jika ingin mencoba tren tersebut, ahli gizi menyarankan untuk menggunakan madu dalam jumlah sedikit.

Madu, bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung dan kadar antioksidan darah.

Tetapi mengonsumsi terlalu banyak madu dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang negatif. Madu dikemas dengan gula dan padat kalori.

Menurut Izquierdo, “Pedoman Diet 2020-2025 untuk Orang Amerika” merekomendasikan agar orang dewasa tetap menambahkan asupan gula di bawah 10 persen dari kalori harian mereka.

Baca Juga: Salut, Warga Yogya Saling Berbagi di Tengah Pandemi Lewat Cantelan Guyub

Untuk seseorang yang makan 2.000 kalori sehari, itu kurang dari 4 sendok makan madu, jelas Izquierdo.

Komentar