Mengenal Fase Menstruasi, Folikel, Ovulasi, dan Luteal yang Dialami Perempuan Setiap Bulan

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:50 WIB
Mengenal Fase Menstruasi, Folikel, Ovulasi, dan Luteal yang Dialami Perempuan Setiap Bulan
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Siklus menstruasi jadi salah satu tolok ukur penting agar perempuan bisa hamil. Perlu diketahui juga, perempuan yang tidak hamil pada usia produktif akan melalui 4 fase yaitu menstruasi, folikel, ovulasi, dan luteal.

Keempat fase ini biasanya dimulai saat perempuan berusia 12 hingga 13 tahun, yang terus berlanjut hingga usia 40 hingga 50 tahun, sebelum mengalami menopause.

Mengutip Insider, Jumat (20/8/2021) rerata durasi menstruasi terjadi selama 7 hingga 14 hari setelah 28 hari berlalu. Berikut penjelasan menstruasi, folikel, ovulasi, dan luteal yang dialami perempuan yang tidak hamil.

1. Fase menstruasi

Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Fase menstruasi adalah fase pertama dari siklus menstruasi, umumnya berlangsung selama 7 hari. Selama fase ini hormon akan bergeser dari estrogen dan progesteron lepas dari tubuh dan berubah melepaskan hormon prostaglandin.

Lepasnya hormon estrogen dan progesteron ini membuat lapisan rahim luruh, dan cairan inilah yang menyebabkan keluarnya darah aat menstruasi. Lapisan rahim ini dilepaskan karena tidak diperlukan akibat tidak adanya embrio (calon janin) yang menempel.

2. Fase folikular

Fase folikular adalah fase tumpang tindih dengan fase menstruasi, karena dimulai saat hari pertama menstruasi terjadi, berlangsung selama 10 hingga 16 hari.

Pada fase ini tubuh akan melepaskan hormon follicle stimulating (FSH). Tahap ini merangsang ovarium untuk membuat folikel, sejenis kantong berisi telur yang belum matang.

Akibat fase tumpang tindih dengan menstruasi ini, gejala yang dialami umumnya kram dan kembung.

3. Fase ovulasi

Ovulasi umumnya terjadi sekitar 14 hari dari siklus menstruasi hingga hari terakhir. Folikel atau sel telur belum matang yang terpilih ini akhirnya tumbuh dan berubah menjadi telur matang, lalu dilepaskan selama fase ovulasi.

Sel telur yang matang inilah, yang akan melakukan perjalanan dari ovarium ketuban falopi yang akan berpotensi dibuahi oleh sperma.

Ovulasi biasanya berlangsung selama sel telur matang yang dilepaskan masih hidup, umumnya disebut sebagai masa subur sel telur matang berkisar 12 hingga 24 jam. Selama sel telur matang ini hidup maka ia bisa dibuahi oleh sperma.

Selama ovulasi umumnya perempuan akan mengeluarkan cairan bening dan licin serupa dengan putih telur mentah. Ada Juga gejala nyeri di satu sisi, bergantung ovariu atau rahim mana yang melepaskan sel telur, ditambah libido atau hasrat seksual sangat meningkat tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ladies, Catat Hal Ini saat Mau Pakai Menstrual Cup!

Ladies, Catat Hal Ini saat Mau Pakai Menstrual Cup!

Video | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 06:00 WIB

Alami Keputihan Tidak Normal? Dokter Zaidul Akbar Saran Hindari Makanan Ini

Alami Keputihan Tidak Normal? Dokter Zaidul Akbar Saran Hindari Makanan Ini

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:47 WIB

Mau Pakai Menstrual Cup? Coba Perhatikan Dulu 3 Kondisi Berikut

Mau Pakai Menstrual Cup? Coba Perhatikan Dulu 3 Kondisi Berikut

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB