Brunei Darussalam Dilanda Gelombang Kedua Covid-19, Indonesia Kirimkan Bantuan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:36 WIB
Brunei Darussalam Dilanda Gelombang Kedua Covid-19, Indonesia Kirimkan Bantuan
Bendera Brunei Darussalam. [shutterstock]

Suara.com - Tingginya jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Brunei Darussalam menjadi perhatian di tengah pandemi COVID-19.

Situasi COVID-19 yang terjadi saat ini menyebabkan cukup banyak warga Indonesia terpapar virus corona, terutama mereka yang bekerja di restoran, perusahaan catering, dan kafe.

Terdapat sekitar 30 ribu WNI di Brunei yang bekerja di berbagai sektor. Dari jumlah tersebut, 49 WNI positif COVID-19 di Brunei saat ini yang sedang menjalani perawatan, di tengah gelombang COVID-19 yang menyerang Brunei.

Dalam waktu 18 hari terakhir, yakni 7 hingga 24 Agustus 2021, Brunei mencatat total 1.644 kasus baru COVID-19.

Angka tersebut melebihi jumlah kasus pada awal pandemi yang hanya 339 kasus.

Hingga 24 Agustus 2021, total kasus COVID-19 di Brunei mencapai 1.983 kasus, dengan rincian 1.508 kasus aktif, 468 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal.

Untuk itu dalam rangka mempererat hubungan bilateral, Komunitas Indonesia menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada Kementerian Kesehatan Brunei untuk digunakan dalam upaya penanganan wabah COVID-19.

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko bersama Presiden Persatuan Masyarakat Indonesia Mukhidin Umar mewakili masyarakat Indonesia di Brunei pada Rabu secara simbolis menyampaikan bantuan tersebut di kantor Kementerian Kesehatan Brunei Darussalam, menurut keterangan KBRI Bandar Seri Begawan.

Bantuan yang diberikan berupa peralatan kesehatan senilai sekitar Rp 100 juta.

Selain itu, donasi dalam bentuk uang tunai senilai lebih dari Rp 100 juta telah diserahkan dua pengusaha Indonesia di Brunei Darussalam kepada the Brunei COVID-19 Relief Fund.

"Nilai donasi ini tidak banyak, tetapi itu merupakan wujud dukungan dan solidaritas masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam kepada Brunei dalam menghadapi pandemi COVID-19," ujar Dubes Sujatmiko.

Donasi berupa masker, hand sanitizer, alat pelindung diri, kasur, kursi, dan beberapa alat perlengkapan lainnya dikumpulkan secara bersama-sama oleh keluarga besar KBRI dan masyarakat Indonesia di Brunei dalam waktu singkat.

Menurut Sujatmiko, untuk menghadapi pandemi COVID-19 dibutuhkan kerja sama dan solidaritas yang kuat. Seluruh negara di dunia menghadapi ancaman yang sama maka kolaborasi erat menjadi langkah penting untuk dapat melewati masa pandemi.

Donasi itu merupakan bentuk solidaritas warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja dan tinggal di Brunei Darussalam.

Sujatmiko berharap pemberian bantuan itu selain akan menunjukkan eratnya hubungan antara rakyat kedua negara, juga dapat meringankan beban akibat COVID-19.

"Di masa krisis, bantuan dalam bentuk apa pun akan menjadi sangat berharga," ujarnya.

Indonesia dan Brunei Darussalam adalah negara tetangga yang hubungannya terjalin sangat hangat. Kedua negara saling mendukung pada waktu-waktu yang sangat dibutuhkan.

"Sebagai salah satu komunitas warga asing terbesar di Brunei, sekarang saatnya Indonesia menunjukkan dukungannya," kata Sujatmiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:45 WIB

Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini

Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah

Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:27 WIB

Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020

Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020

Entertainment | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:01 WIB

Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret

Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret

Video | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:00 WIB

Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala

Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala

Entertainment | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:30 WIB

Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19

Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:59 WIB

Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?

Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?

Lifestyle | Rabu, 07 Januari 2026 | 12:23 WIB

Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara

Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara

Entertainment | Jum'at, 21 November 2025 | 15:24 WIB

Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19

Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19

News | Jum'at, 14 November 2025 | 07:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB