Varian Delta Bukan Cuma Lebih Menular, Tapi Juga Bikin Lebih Parah

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 29 Agustus 2021 | 19:45 WIB
Varian Delta Bukan Cuma Lebih Menular, Tapi Juga Bikin Lebih Parah
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Suara.com - Varian Delta tidak hanya jauh lebih menular daripada versi sebelumnya tetapi juga dua kali lebih mungkin mengembangkan penyakit parah. Hal ini dinyatakan dalam penelitian baru dari Inggris. 

"Analisis kami menyoroti bahwa dengan tidak adanya vaksinasi, setiap wabah Delta akan memberikan beban yang lebih besar pada perawatan kesehatan daripada Alpha," ujar co-lead studi Anne Presanis, ahli statistik senior di Unit Biostatistik MRC Universitas Cambridge seperti yang dikutip dari US News. 

Namun, data juga menunjukkan bahwa mereka yang tidak divaksinasi memiliki lebih banyak kehawatiran dari varian Delta.

Dalam penelitian ini, sekitar 2 persen orang yang tertular Covid-19 telah divaksinasi lengkap, sementara 74 persen tidak divaksinasi dan 24 persen divaksinasi sebagian.

"Studi ini melampaui informasi anekdotal yang telah dilaporkan pada varian Delta dan menunjukkan bahwa mungkin ada peningkatan risiko rawat inap dengan Delta dibandingkan dengan varian Alpha," kata Dr. Amesh Adalja, seorang sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins di Baltimore.

Melansir dari US News, penelitian ini diterbitkan 27 Agustus di jurnal The Lancet. Dalam studi ini para peneliti menganalisis data dari lebih dari 43.300 kasus Covid-19 di Inggris pada 29 Maret hingga 23 Mei 2021.

Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

Orang yang mengontrak varian Delta 2,26 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dalam waktu dua minggu setelah tes Covid-19 positif pertama mereka, dibandingkan dengan mereka yang sakit dengan Alpha, para peneliti menemukan.

Hasil ini muncul setelah para peneliti mengendalikan faktor-faktor lain yang menempatkan orang pada risiko tinggi untuk Covid-19 parah.

Seseorang dengan varian Delta juga memiliki risiko satu setengah kali lebih besar memerlukan perawatan darurat atau masuk rumah sakit dalam 14 hari setelah infeksi, dibandingkan dengan pasien dengan varian Alpha.

"Varian Delta tampaknya telah berevolusi dengan cara yang membuatnya lebih berbahaya bagi manusia daripada jenis sebelumnya," kata Dr. Aaron Glatt, kepala penyakit menular di Gunung Sinai South Nassau di Oceanside, N.Y.

"Ini adalah beberapa bukti bahwa itu lebih serius," kata Glatt.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BOR RS Covid-19 DKI Diklaim Turun jadi 17 Persen, ICU 30 Persen

BOR RS Covid-19 DKI Diklaim Turun jadi 17 Persen, ICU 30 Persen

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:36 WIB

Sambangi Posko PPKM Gampong Lambung, Kepalal BNPB Sosialisasi Isoman Bagi Pasien Covid-19

Sambangi Posko PPKM Gampong Lambung, Kepalal BNPB Sosialisasi Isoman Bagi Pasien Covid-19

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:24 WIB

JK Kritik Menkes: Keterlambatan Vaksinasi Covid-19 karena Administrasi Terlalu Ribet

JK Kritik Menkes: Keterlambatan Vaksinasi Covid-19 karena Administrasi Terlalu Ribet

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB