Studi: Efektivitas Vaksin Covid-19 Turun 75 Persen akibat Varian Delta

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 02 September 2021 | 14:03 WIB
Studi: Efektivitas Vaksin Covid-19 Turun 75 Persen akibat Varian Delta
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Sebuah studi baru memperingatkan efektivitas vaksin Covid-19 akan menurun karena virus corona Covid-19 varian Delta terus mendominasi.

Meskipun tak ada vaksin Covid-19 yang 100 persen efektif, tapi vaksinasi ini cukup menekan kasus infeksi parah dan kematian akibat virus corona Covid-19.

Data dari AS pun menunjukkan bahwa tingkat efektivitas vaksin Covid-19 dalam mencegah rawat inap telah menurun hingga 75 persen akibat virus corona Covid-19 varian Delta.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 turun dari 95 persen ke 75 persen bila dibandingkan dengan suntikan pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 lalu.

Data tersebut menemukan vaksin Pfizer dan Moderna masih 95 persen efektif mencegah kasus infeksi parah virus corona Covid-19. Pada orang yang berusia di atas 75 tahun dan rentan terinfeksi virus corona, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 turun dari 90 persen menjadi 80 persen antara Juni dan Juli 2021.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Delta (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Delta (Dok. Envato)

Hal ini pula yang membuat para ahli menyarankan suntikan ketiga vaksin Covid-19 untuk meningkatkan perlindungan terhadap virus corona Covid-19 yang menurun.

"Terlepas dari proses evaluasi vaksin Covid-19, semua vaksin Covid-19 tetap efektif dalam mencegah rawat inap dan infeksi parah akibat virus corona. Tapi, vaksin Covid-19 mungkin kurang efektif dalam mencegah infeksi virus corona baru-baru ini," kata Sara Oliver, petugas Layanan Intelijen Epidemi dengan Divisi Penyakit Virus CDC dikutip dari The Sun.

Sara Oliver pun menduga bahwa tingkat efektivitas vaksin Covid-19 lebih rendah seiring waktu mungkin disebabkan oleh munculnya virus corona varian Delta.

Sebelumnya, vaksin Moderna dianggap paling efektif melawan varian Delta yang lebih menular dibandingkan varian Beta. Sebab, para peneliti AS menemukan bahwa vaksin Pfizer hanya 42 persen efektif melawan varian Delta.

baca juga

Sedangkan, para ahli menemukan vaksin Moderna memiliki tingkat efektivitas 76 persen untuk melawan varian Delta. Artinya, vaksin Moderna mampu mengalihkan vaksin Pfizer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Menurun Seiring Waktu, Vaksin Covid-19 Masih Efektif Cegah Rawat Inap Lansia

Meski Menurun Seiring Waktu, Vaksin Covid-19 Masih Efektif Cegah Rawat Inap Lansia

Health | Kamis, 02 September 2021 | 07:31 WIB

Lagi, Korea Utara Tolak Tawaran 3 Juta Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Lagi, Korea Utara Tolak Tawaran 3 Juta Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

News | Kamis, 02 September 2021 | 05:26 WIB

WHO Kritik Rencana Pemerintah Indonesia soal Dosis Ketiga Vaksin Covid-19

WHO Kritik Rencana Pemerintah Indonesia soal Dosis Ketiga Vaksin Covid-19

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×