Menangis Berguling-Guling di Lantai, Apakah Ini Tanda Tantrum?

Vania Rossa

Senin, 06 September 2021 | 08:12 WIB
Menangis Berguling-Guling di Lantai, Apakah Ini Tanda Tantrum?
Ilustrasi anak tantrum. (Pexels)

Suara.com - Sebagai orangtua, Anda pasti tak asing dengan tantrum, semacam ledakan emosi yang umum terjadi pada anak usia 1-4 tahun. Meski begitu, tak semua anak di rentang usia tersebut akan mengalami tantrum. Beberapa anak mungkin mungkin akan sering mengalami tantrum, dan yang lainnya jarang atau bahkan tidak pernah tantrum.

Melansir dari laman Kids Health, tantrum adalah bagian normal dari perkembangan anak. Bisa dibilang, itu adalah cara mereka menunjukkan bahwa mereka kesal atau frustrasi.

Pemicu tantrum di antaranya adalah lelah, lapar, atau kondisi yang tidak nyaman. Dan karena mereka belum bisa mengatakan apa yang mereka inginkan, rasakan, atau butuhkan, tantrum pun menjadi cara bagi mereka untuk mengekspresikan apa yang dirasakannya.

Apa saja contoh tantrum yang kerap terjadi pada anak? Selain menangis kencang, anak tantrum biasanya berteriak, menjerit, memukul, menendang, bahkan berguling-guling di lantai.
Tantrum tak mudah untuk diredakan. Hal ini membuat para orangtua kerap kewalahan, terlebih jika tantrum terjadi di tempat umum, misalnya di mal atau rumah sakit.

Lalu, bagaimana cara menangani tantrum? Coba simak tips yang dikutip dari laman Raising Children berikut ini:

  1. Tetaplah tenang. Saat Anda berbicara, jaga agar suara Anda tetap tenang dan datar, dan bertindaklah dengan perlahan. Jika Anda marah, hal ini justru akan membuat situasi menjadi lebih sulit bagi Anda dan si kecil.
  2. Akui perasaan anak. Misalnya dengan mengatakan, "Iya, kamu pasti marah ya karena nggak bisa beli mainan itu?" Hal ini dapat membantu mencegah perilaku anak menjadi semakin tidak terkendali, dan sekaligus memberi anak kesempatan untuk mengatur ulang emosinya.
  3. Tunggu hingga tantrum reda. Setelah anak mengamuk, terlambat bagi Anda untuk mencegahnya. Selama menunggu, tetaplah berada di dekat anak. Tetapi jangan mencoba untuk memarahi atau berargumentasi dengan anak, atau mengalihkan perhatian mereka.
  4. Tetaplah konsisten dengan keputusan Anda. Jika anak tantrum karena marah tak dibelikan mainan, jangan tiba-tiba memutuskan untuk membelikannya hanya karena ingin tantrum segera reda. Anda hanya akan membuat anak mengamuk lebih hebat nantinya saat kejadian yang sama terulang kembali.

Meski tantrum akan mereda ketika anak mencapai usia 4 tahun, atau ketika kemampuan berkomunikasinya semakin baik, Anda bisa tetap mencoba melakukan sesuatu untuk mencegah anak tantrum, atau mengurangi frekuensi tantrumnya.

Berikut adalah beberapa ide yang dapat membantu anak agar tidak terlalu sering tantrum:

  1. Berikan banyak perhatian positif, misalnya dengan menyebutnya sebagai anak baik, atau menghadiahinya pujian dan perhatian untuk perilaku positifnya.
  2. Cobalah untuk membiarkan anak memegang kendali atas hal-hal kecil. Misalnya dengan memberi tawaran seperti "Kamu mau sikat gigi sebelum makan atau sesudah makan?" Hindari bertanya "Apakah kamu mau sikat gigi sekarang?" — yang pasti akan dijawab "Tidak".
  3. Alihkan perhatian anak ketika ia mulai menunjukkan tanda-tanda emosi atau frustasi. Manfaatkan rentang perhatian anak yang pendek dengan menawarkan sesuatu yang lain sebagai ganti dari apa yang tidak dapat mereka miliki. Misal, segera mengganti aktivitas yang membuatnya frustrasi dengan aktivitas baru yang lebih menyenangkan. Atau bisa juga dengan segera membawa anak ke luar atau pindah ke ruangan lain.
  4. Ketahui batasan anak Anda. Jika Anda tahu anak lelah dan ini bukan waktu terbaik untuk mengajaknya berbelanja atau mencoba melakukan satu tugas lagi, maka jangan lakukan.

Semoga tips di atas bisa membantu Anda mengatasi dan mencegah tantrum pada anak, ya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Tantrum? Simak 7 Cara Efektif Menghadapinya!

Anak Tantrum? Simak 7 Cara Efektif Menghadapinya!

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:12 WIB

Boleh Ditiru! Cara Orangtua Hadapi Anak Tantrum dengan Lembut yang Viral di Medsos

Boleh Ditiru! Cara Orangtua Hadapi Anak Tantrum dengan Lembut yang Viral di Medsos

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:34 WIB

Saat Tantrum, Mengapa Anak Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua?

Saat Tantrum, Mengapa Anak Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua?

Health | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×