Begini Cara Deteksi Dini Kanker Prostat Agar Harapan Hidup Lebih Tinggi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 06 September 2021 | 21:12 WIB
Begini Cara Deteksi Dini Kanker Prostat Agar Harapan Hidup Lebih Tinggi
Ilustrasi kanker prostat. (Elements Envato)

Suara.com - Kanker prostat bisa dialami seseorang tanpa menunjukkan gejala khusus saat masih stadium awal. Padahal deteksi dini kanker prostat dan semakin cepat mendapatkan pengobatan medis akan sangat menentukan peluang hidup pasien. 

Ketua Prostate Cancer Awareness Month dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid mengatakan bahwa kanker prostat dapat terjadi pada seseorang karena faktor usia, ras, riwayat keluarga, perubahan gen, sindrom metabolik seperti diabetes, kolesterol, dan obesitas. 

Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, pola diet yang tidak baik serta kurang berolahraga juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat pada laki-laki.

"Sebagian besar pasien dengan kanker prostat stadium awal tidak menyadari adanya gejala. Gejala terkadang baru dirasakan pasien saat kanker sudah menyebar ke organ lainnya," kata dokter Rizal dalam webinar daring, Senin (6/8/2021).

Adapun gejala yang dikeluhkan meliputi gangguan berkemih, adanya darah pada urin atau air mani, disfungsi ereksi, sakit pada pinggang, punggung dan tulang iga, kelemahan pada tungkai atau kaki, juga ketidakmampuan mengontrol kandung kemih. 

Selain itu, kanker prostat juga dapat menyebar ke organ-organ terdekat, seperti kandung kemih dan tulang. Dokter Rizal menyampaikan bahwa kanker prostat yang telah menyebar hingga ke tulang dapat menyebabkan nyeri dan patah tulang.

"Deteksi dini pada kanker prostat dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu anamnesa dengan melihat riwayat medis dari pasien dan juga keluarganya, melakukan pemeriksaan fisik seperti misalnya Digital Rectal Exam (DRE) atau colok dubur untuk menilai dan melihat ukuran prostat, konsistensi, bentuk, serta ada atau tidaknya abnormalitas bentuk pada prostat, juga dapat dilakukan pemeriksaan lab dengan melakukan pemeriksaan Prostate Spesific Antigen (PSA)," paparnya.

PSA merupakan pemeriksaan darah yang penting pada skrining kanker prostat dengan nilai sensitivitas sebesar 21 persen dan nilai spesifisitas hingga 91 persen. Menurut dokter Rizal, nilai itu dapat meningkat apabila terdapat pembesaran pada prostat jinak, prostatitis, dan kondisi jinak lainnya. 

Seseorang dikatakan memiliki risiko kanker prostat yang rendah apabila mendapatkan nilai PSA dibawah 4 ng/ml. Sementara itu, risiko terkena kanker prostat akan meningkat seiring dengan peningkatan nilai PSA. 

baca juga

"Skrining untuk kanker prostat dapat mulai dilakukan bagi pria berusia di atas 45 tahun dengan riwayat kanker prostat pada keluarganya dan pria berusia di atas 50 tahun yang memiliki keluhan gangguan berkemih,” ujarnya.

Setelah melakukan pemeriksaan, pasien yang terdiagnosa mengidap kanker prostat harus menjalani beberapa terapi, tergantung pada tingkat stadium. Pada kanker prostat stadium rendah dapat dilakukan pemantauan ketat, operasi, dan radioterapi. 

Sedangkan untuk kasus kanker prostat stadium lanjut yang terlokalisir akan dilakukan radioterapi pada pasien. Untuk kasus kanker prostat yang sudah menyebar, dilakukan terapi hormonal juga kemoterapi. 

Dokter Rizal mengingatkan, agar bisa menurunkan risiko kanker prostat, masyarakat dapat melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti melakukan diet sehat tinggi buah dan sayuran, memilih makanan sehat dibandingkan supplemen, melakukan olahraga secukupnya, menjaga berat badan, juga melakukan konsultasi rutin dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deteksi Dini Kanker Prostat Bisa Perpanjangan Harapan Hidup Hingga 10 Tahun

Deteksi Dini Kanker Prostat Bisa Perpanjangan Harapan Hidup Hingga 10 Tahun

Health | Senin, 06 September 2021 | 19:10 WIB

Pasien Diabetes Tidak Disarankan Langsung Olahraga, Apa Alasannya?

Pasien Diabetes Tidak Disarankan Langsung Olahraga, Apa Alasannya?

Health | Senin, 06 September 2021 | 05:10 WIB

Studi: Berat Badan Naik Karena Situasi Covid-19, Risiko Diabetes Tipe 2 juga Bertambah

Studi: Berat Badan Naik Karena Situasi Covid-19, Risiko Diabetes Tipe 2 juga Bertambah

Kaltim | Minggu, 05 September 2021 | 21:30 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×