Pasien Diabetes Tidak Disarankan Langsung Olahraga, Apa Alasannya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 06 September 2021 | 05:10 WIB
Pasien Diabetes Tidak Disarankan Langsung Olahraga, Apa Alasannya?
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Suara.com - Olahraga penting bagi siapapun, sekalipun orang yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes. Hanya saja, program olahraga yang dilakukan harus disesuaikan dengan kondisi fisik dan kesehatan.

Dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto, Sp.OK., mengatakan, pada hakikatnya, manusia yang sehat harus mampu memobilisasi diri sendiri dengan berjalan. Bukan dengan bantuan kursi roda maupun kendaraan. 

"Jadi yang paling mudah adalah jalan bukan lari," kata dokter Michael, saat siaran langsung Instagram, Minggu (5/9/2021).

Untuk pasien diabetes harus memperhatikan kondisi fisik selama juga setelah berolahraga. Misalnya, kata dokter Michael, apakah ada keluhan sakit di lutut usai berjalan kaki.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Jika dirasa sakit, maka sebaiknya berkonsultasi kembali dengan dokter untuk dibuatkan program olahraga yang lain. Tetapi, jika tidak ada keluhan apa pun bisa dilanjutkan. Meski begitu, dokter Michael menekankan bahwa perlu pengukuran kondisi fisik sebelum dan sesudah olahraga.

"Ukur kadar gula darahnya. Parameter kesehatannya harus dipakai kadar gula darah sebelum latihan, nadi sebelum latihan, tensi sebelum latihan, keluhan subjektif ada atau tidak. Sebab kalau tensi tinggi, kalau kadar gula darahnya terlalu rendah, kita mungkin tidak izinkan dia untuk olahraga dulu," ucapnya.

"Tidak berarti orang yang diabetes boleh langsung olahraga, harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Pada saat setelah selesai olahraga kita ukur lagi. Dengan demikian kita tahu dengan olahraga, misalnya 30 menit, berapa kadar gula darah yang dihasilkan dan dengan program jalan ada tidak keluhan," jelasnya.

Program olahraga yang dilakukan harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan juga karakter kesehatannya. Dokter Michael mengatakan, penyesuaian itu penting agar tidak terjadi gangguan kesehatan lain atau cidera saat olahraga.

"Selain itu juga kita harus memperhatikan ada keluhan apa yang terjadi selama berolahraga. Apakah ada keluhan pusing, mual, sakit kepala atau terlalu lelah. Itu harus dicatat semuanya. Dengan demikian kita dapat memutuskan apakah program latihan berikutnya masih tetap program yang sama atau membuat yang lain," pungkas dokter Michael.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Berat Badan Naik Karena Situasi Covid-19, Risiko Diabetes Tipe 2 juga Bertambah

Studi: Berat Badan Naik Karena Situasi Covid-19, Risiko Diabetes Tipe 2 juga Bertambah

Kaltim | Minggu, 05 September 2021 | 21:30 WIB

Penelitian: Kenaikan Berat Badan selama Pandemi Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Penelitian: Kenaikan Berat Badan selama Pandemi Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Minggu, 05 September 2021 | 20:00 WIB

Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Health | Minggu, 05 September 2021 | 10:27 WIB

Terkini

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0

Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

×