Mengenal Metode Bess untuk Pengobatan Nyeri Tulang Belakang: Metode Hingga Biaya

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 10 September 2021 | 19:39 WIB
Mengenal Metode Bess untuk Pengobatan Nyeri Tulang Belakang: Metode Hingga Biaya
Ilustrasi masalah nyeri tulang belakang. [shutterstock]

Suara.com - Masalah nyeri tulang belakang yang dialami bisa menurunkan kualitas hidup. Tidak sedikit yang kesulitan beraktivitas karena nyeri tulang belakang yang tidak tertangani dengan baik.

Mayoritas tindakan medis untuk mengatasi nyeri tulang belakang karena saraf kejepit atau HNP (Herniated Nucleus Pulposus) dilakukan dengan teknologi endoskopi PELD (Percutaneous Endoscopy Lumbar Decompression). Tapi belakangan ada teknologi terbaru Biportal endoscopic spinal surgery (BESS), apa itu?

BESS adalah teknologi terdepan atau terunggul dengan prosedur minimal invasif saat operasi bedah untuk mengatasi keluhan masalah di tulang belakang.

Minimal invasif yang dimaksud, dokter tidak perlu banyak melukai bagian tubuh pasien dengan memasukan berbagai alat ke dalam tubuh. Seperti namanya biportal, yang berarti dua portal (pintu masuk). Satu untuk kamera dan yang satu lagi untuk alat atau probe.

Ilustrasi nyeri tulang belakang, tulang ekor, pinggang, punggung. (Shutterstock)
Ilustrasi nyeri tulang belakang, tulang ekor, pinggang, punggung. (Shutterstock)

Hasilnya teknologi ini sangat menguntungkan pasien, karena tingkat kesuksesan yang tinggi dan durasi prosedurnya jadi lebih singkat.

"Jadi sederhananya BESS ini adalah bedah invasif minimal, bukan bedah terbuka. Portal pertama untuk ‘melihat’ dan portal kedua memudahkan dokter ‘bekerja’ mengatasi masalah yang ada di tulang belakang. Hal ini menguntungkan dokter dan pasien," tutur dr. Danu Rolian, Sp.BS dokter spesialis bedah saraf dari Klinik Nyeri Dr. Indrajana, saat konferensi pers Jumat (10/9/2021).

dr. Danu yang kerap melakukan prosedur BESS ini, mengatakan teknik BESS ibarat adanya dua 'pintu yang membuat lapangan dokter menjadi lebih luas dan dapat mengakses lokasi tulang belakang lebih leluasa dari berbagai sisi.

"Manfaat pada pasien, proses pemulihannya lebih cepat, dan masalah nyeri pada tulang belakang cepat teratasi," papar dr. Danu.

Selain itu, prosedur BESS juga seumpama metode penyempurna dari metode endoskopi yang hanya mengandalkan kamera dan memasukan alat ke tubuh, untuk dilakukan pembedahan.

baca juga

"Lewat teknologi ini juga, alat yang digunakan dalam metode endoskopi tetap bisa digunakan dalam prosedur dan sangat membantu, sehingga menyempurnakan metode endoskopi," imbuh dr. Danu.

Sebagai catatan, BESS tidak hanya tidak hanya memperbaiki kondisi bantalan tulang (diskus) tetapi juga dapat melakukan beberapa tindakan sekaligus, yakni:

  • Dekompresi yaitu mengurangi atau melepaskan tekanan yang berlebihan, terutama
    pada kondisi saraf kejepit.
  • Mengatasi taji tulang atau bone spur dan penebalan sendi facet.
  • Memasang implan pada ruas tulang belakang.
  • Dapat meredam perdarahan bila terjadi.
  • Mengatasi penebalan jaringan yang kemungkinan menjepit saraf.

BESS ini tak hanya dapat mengatasi hernia nukleus pulposus (HNP), tetapi juga dapat membantu mengatasi stenosis spinal, proses degeneratif tulang belakang, dan masalah lainnya yang berkaitan dengan ruas bantalan tulang belakang.

Adapun biaya prosedur BESS cukup terjangkau, menurut dr. Danu, dari praktik yang ia lakukan di Klinik Nyeri Dr. Indrajana, biayanya berkisar antara Rp 85 juta.

Sayangnya, karena prosedur ini masih baru maka belum masuk ke dalam tanggungan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan.

"Kami berharap karena keefektifan metode ini, berharap bisa masuk dalam jaminan BPJS kesehatan," pungkas dr. Danu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi

Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi

Health | Senin, 02 Maret 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Bungkuk, Ini 5 Cara Sederhana Mencegah Skoliosis Biar Gak Makin Parah

Bukan Cuma Bungkuk, Ini 5 Cara Sederhana Mencegah Skoliosis Biar Gak Makin Parah

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 16:24 WIB

Nada Tarina Pamer Bekas Jahitan Operasi, Kenapa Skoliosis Lebih Rentan pada Wanita?

Nada Tarina Pamer Bekas Jahitan Operasi, Kenapa Skoliosis Lebih Rentan pada Wanita?

Health | Jum'at, 26 September 2025 | 12:47 WIB

Baru Ada 138 Dari Target 500 Dokter Tulang Belakang di 2030, Mungkinkah Tercapai?

Baru Ada 138 Dari Target 500 Dokter Tulang Belakang di 2030, Mungkinkah Tercapai?

Health | Senin, 21 Juli 2025 | 18:38 WIB

5 Rekomendasi Kasur Orthopedic Terbaik untuk Kesehatan Tulang Belakang

5 Rekomendasi Kasur Orthopedic Terbaik untuk Kesehatan Tulang Belakang

Lifestyle | Selasa, 08 Juli 2025 | 15:38 WIB

Waspadai Skoliosis: Ancaman Baru dari Gaya Hidup Digital yang Sering Diabaikan

Waspadai Skoliosis: Ancaman Baru dari Gaya Hidup Digital yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 09 April 2025 | 17:47 WIB

Tubuh Miring dan Nyeri Punggung Saat Tua? Bisa Jadi Tanda Skoliosis Degeneratif!

Tubuh Miring dan Nyeri Punggung Saat Tua? Bisa Jadi Tanda Skoliosis Degeneratif!

Health | Minggu, 02 Maret 2025 | 12:02 WIB

8 Mitos Tulang Belakang yang Bikin Kamu Ogah Berobat

8 Mitos Tulang Belakang yang Bikin Kamu Ogah Berobat

Video | Kamis, 27 Februari 2025 | 08:00 WIB

Pemeriksaan Tulang Belakang untuk Cegah Skoliosis, Seberapa Penting?

Pemeriksaan Tulang Belakang untuk Cegah Skoliosis, Seberapa Penting?

Health | Selasa, 28 Januari 2025 | 16:35 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×