Penelitian: Akibat Pandemi, Anak Muda Merasa Dirugikan secara Permanen

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 11 September 2021 | 21:30 WIB
Penelitian: Akibat Pandemi, Anak Muda Merasa Dirugikan secara Permanen
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - Anak muda sekitar usia 10 hingga 25 tahun ke atas percaya bahwa Covid-19 akan mengubah hidup mereka. Bahkan dalam studi baru, dikatakan bahwa anak-anak usia tersebut merasa dirugikan secara permanen. 

Melansir dari Independent, penelitian dari Inggris menemukan bahwa dua dari tiga anak-anak mengatakan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan telah meningkat. Mereka merasa tidak mungkin untuk mencari pekerjaan di masa depan.

Sementara itu, hampir sepertiga mengatakan pandemi telah membuat mereka merasa kecil kemungkinannya untuk melanjutkan pekerjaan lebih lanjut terlebih karena pendidikan yang terpengaruh oleh pandemi.

Hampir tiga dari lima responden mengatakan pemerintah telah gagal menangani mereka dalam penanganan Covid-19.

Ilustrasi anak muda (freepik/diana-grytsku).
Ilustrasi anak muda (freepik/diana-grytsku).

Survei ini dilakukan terhadap lebih dari 5.000 anak muda berusia 10 hingga 25 tahun di Inggris. Mereka menemukan bahwa setengah dari anak-anak usia sekolah juga merasa bahwa mereka telah tertinggal dalam satu tahun terakhir. Sementara dua per tiga di antaranya merasakan tekanan untuk 'mengejar' pelajaran dengan cepat dengan cepat.

"Orang-orang muda adalah DNA masa depan negara ini,dan kami tidak dapat menghadapi situasi di mana mayoritas dari mereka  merasa seperti mereka tidak dapat mengubah jalan mereka atau meningkatkan kualitas mereka dan peluang hidup," ujar Chief Executive Co-op Group Steve Murrells.

"Untuk menebus yang hilang, benar-benar membangun kembali dengan lebih baik dan memastikan tidak ada orang muda atau komunitas yang tertinggal, kita membutuhkan tindakan bersama yang berani dan mendesak di seluruh pemerintah, bisnis dan pendidikan untuk memastikan kaum muda dipertimbangkan secara aktif," imbuhnya. 

Ilustrasi covid-19. (Pexels)
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Anntoinette Bramble, yang mengetuai Asosiasi Dewan Anak dan Remaja Inggris mengatakan bahwa pandemi telah sangat berdampak pada kaum muda. 

"Ini muncul dengan gangguan terhadap pendidikan atau oleh tantangan yang dihadirkan dari pasar kerja yang berubah," kata Bramble. 

"Namun, dengan upaya bersama, tidak ada keraguan bahwa tantangan tersebut dapat diatasi," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Italia Peringatkan Soal Penyalahgunaan Obat Herpes Sebagai Obat Covid-19

Italia Peringatkan Soal Penyalahgunaan Obat Herpes Sebagai Obat Covid-19

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 19:27 WIB

Tinjau Vaksinasi di Koja, Anies: Ormasnya Bersatu, Jakarta Harus Bebas Covid-19

Tinjau Vaksinasi di Koja, Anies: Ormasnya Bersatu, Jakarta Harus Bebas Covid-19

News | Sabtu, 11 September 2021 | 19:07 WIB

CDC: Orang yang Tak Divaksin 11 Kali Lebih Mungkin Meninggal akibat Varian Delta

CDC: Orang yang Tak Divaksin 11 Kali Lebih Mungkin Meninggal akibat Varian Delta

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB