Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 pada Pasien Gangguan Kekebalan? Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 13 September 2021 | 11:33 WIB
Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 pada Pasien Gangguan Kekebalan? Ini Kata Ahli!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Suntik vaksin Covid-19 salah satu cara mengatasi pandemi virus corona Covid-19. Meskipun tidak membuat orang benar-benar kebal, tapi dua kali suntikan vaksin Covid-19 pun sudah terbukti menurunkan risiko infeksi parah dan rawat inap akibat virus corona Covid-19.

Tapi, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 dan jumlah perlindungan yang diberikan menjadi pertanyaan bagi orang dengan gangguan kekebalan.

Orang dengan gangguan kekebalan, memiliki masalah kesehatan mendasar dan mengalami infeksi virus corona serius mungkin akan mempertanyakan efektivitas vaksin Covid-19.

Karena, sistem kekebalan orang dengan kondisi itu mungkin tidak cukup kuat untuk melawan virus corona Covid-19 dan menyebabkan masalah kesehatan serius.

Khususnya, orang yang menderita kanker, transplantasi organ, penyakit metabolik, masalah autoimun dan sedang mengonsumsi obat yang mengubah respons imun mereka.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (pexels.com)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (pexels.com)

Sebenarnya dilansir dari Times of India, sebagian besar vaksin Covid-19 yang disetujui penggunaannya mengandung bahan dari virus corona Covid-19 aslinya.

Ketika bahan-bahan ini masuk ke dalam tubuh, sel-sel memberikan instruksi kepada sel-sel kekebalan kita untuk membuat protein yang tidak berbahaya sesuai dengan struktur virus.

Begitu sel-sel membuat salinan protein, tubuh akan menghancurkan materi genetik dari vaksin Covid-19. Kemudian, tubuh akan menyimpan struktur protein dalam sel memorinya untuk melawan virus corona Covid-19 jika terinfeksi nantinya.

Pada orang dengan gangguan kekebalan, sistem kekebalan mereka mungkin tidak akan bekerja secara efisien. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa sistem kekebalan mungkin tidak bisa menghasilkan respons imun yang cukup dari vaksin Covid-19.

baca juga

Tapi, sebuah penelitian yang dilakukan pada pasien transplantasi organ menunjukkan bahwa mereka memiliki respons antibodi yang buruk terhadap vaksin Covid-19.

Selain itu, semua orang yang berpartisipasi dalam penelitian ini, hanya 17 persen yang mengembangkan jumlah respons antibodi yang bisa dideteksi dalam waktu sekitar 2 minggu setelah suntikan pertama vaksin Covid-19 mRNA.

Setelah suntikan kedua, respons antibodi terdeteksi pada 54 persen peserta. Para peneliti studi ini juga menemukan bahwa pasien transplantasi organ sangat berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 dan menderita parah.

Meski begitu, para ahli di bidang kedokteran percaya bahwa memberikan suntikan penguat vaksin Covid-19 bisa memberikan mereka perlindungan tambahan.

Dosis ketiga vaksin Covid-19 bisa meningkatkan respons imun dan level respon antibodi terhadap virus corona Covid-19. Selain itu, mereka juga tetap harus menggunakan masker, jaga jarak, dan menjaga kebersihan tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Manfaat Tanaman Tanduk Rusa yang Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh

6 Manfaat Tanaman Tanduk Rusa yang Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh

Lifestyle | Sabtu, 11 September 2021 | 15:30 WIB

Studi Baru Temukan bahwa Penularan Virus Corona di Toilet Umum Justru Rendah

Studi Baru Temukan bahwa Penularan Virus Corona di Toilet Umum Justru Rendah

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 10:40 WIB

Ini Penyebab Wanita Lebih Berisiko Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

Ini Penyebab Wanita Lebih Berisiko Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

Sumbar | Jum'at, 10 September 2021 | 20:15 WIB

Terkini

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?

Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:19 WIB

RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:17 WIB

5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:16 WIB

×