Studi: Saling Memandang Mata selama Ngobrol Bikin Percakapan Lebih Menarik

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 07:03 WIB
Studi: Saling Memandang Mata selama Ngobrol Bikin Percakapan Lebih Menarik
Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)

Suara.com - Orang yang berbincang dengan memandang dari mata ke mata bisa membuat isi percakapan terasa lebih menarik. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

"Kontak mata benar-benar mendalam dan kuat," kata peneliti Sophie Wohltjen, seorang mahasiswa pascasarjana dalam ilmu psikologi dan otak di Dartmouth College seperti yang dikutip dari Medicinenet.

"Ketika dua orang sedang bercakap-cakap, kontak mata menandakan bahwa perhatian bersama tinggi dan berada dalam sinkroni puncak satu sama lain," kata Wohltjen dalam siaran pers perguruan tinggi.

Ketika kontak mata berlanjut, sinkroni itu kemudian berkurang. Menurut peneliti ini juga bagus karena terlalu banyak sinkroni dapat membuat percakapan menjadi basi. Percakapan yang menarik terkadang membutuhkan pemahaman yang sama.

"Kontak mata tampaknya menjadi salah satu cara menciptakan ruang bersama sekaligus memberikan ruang untuk ide-ide baru," tambah Whohtjen.

Ilustrasi mengobrol dengan anak (Pixabay/elementus)
Ilustrasi mengobrol dengan anak (Pixabay/elementus)


Untuk penelitian ini, 94 peserta mengenakan kacamata pelacak mata selama percakapan 10 menit yang direkam dengan video. Peserta kemudian menonton diskusi dan menilai seberapa terlibat mereka.

Para peneliti melihat reaksi pupil selama kontak mata. Mereka menemukan bahwa orang melakukan kontak mata saat sinkroni pupil mencapai puncaknya.

Respon pupil menurun dan pulih ketika kontak mata terputus. 

"Di masa lalu, telah diasumsikan bahwa kontak mata menciptakan sinkroni, tetapi temuan kami menunjukkan bahwa tidak sesederhana itu," kata rekan penulis Thalia Wheatley, seorang profesor ilmu psikologi dan otak di Dartmouth. 

"Kita melakukan kontak mata ketika kita sudah sinkron, dan jika ada kontak mata tampaknya membantu memecahkan sinkroni itu. Kontak mata mungkin berguna untuk mengganggu sinkroni sejenak untuk memungkinkan pemikiran atau ide baru," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Katarak Berisiko Alami Demensia, Begini Menurut Temuan Peneliti

Orang Katarak Berisiko Alami Demensia, Begini Menurut Temuan Peneliti

Health | Selasa, 14 September 2021 | 17:00 WIB

Arti Mata Kedutan Menurut Astrologi

Arti Mata Kedutan Menurut Astrologi

Bekaci | Selasa, 14 September 2021 | 14:03 WIB

Sering Alami Mata Kedutan? Ahli Ungkap Makna Tersembunyinya

Sering Alami Mata Kedutan? Ahli Ungkap Makna Tersembunyinya

Lifestyle | Selasa, 14 September 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB