Update Covid-19 Global: AS Alami Lonjakan Kasus Pada Anak Terparah Selama Pandemi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 15 September 2021 | 08:46 WIB
Update Covid-19 Global: AS Alami Lonjakan Kasus Pada Anak Terparah Selama Pandemi
IlustrasiCovid-19 pada anak. (Pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global per Rabu (15/9/2021) menunjukkan persebaran infeksi Covid-19 telah mencapai 221 negara, dengan total kasus positif tercatat 226,59 juta. Sementara kematian akibat infeksi virus corona itu sebanyak 4,66 juta jiwa.

Dikutip dari worldometers, dalam 24 jam terakhir, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 499.942 kasus dan 8.711 jiwa kematian.

Lebih dari seperempat kasus baru itu terjadi di Amerika Serikat yang melaporkan 135.672 kasus.

Sejak Juli lalu, Amerika Serikat kembali mendominasi kasus harian Covid-19 secara global, dengan rata-rata infeksi di atas 50 ribu per hari. Padahal sejak Februari hingga Mei lalu, AS berhasil menekan infeksi harian hingga di bawah 10 ribu kasus.

Sejak Juni, lonjakan kasus baru mulai terjadi di AS. Hingga pada akhir Juli, AS kembali melaporkan kasus baru di atas 100 ribu setelah enam bulan terakhir.

Lonjakan infeksi Covid-19 di AS tidak hanya terjadi pada populasi orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lonjakan kasus mingguan terparah selama pandemi terjadi pada 26 Agustus - 9 September, di mana sekitar 500.000 anak terinfeksi virus corona, menurut laporan terbaru dari American Academy of Pediatrics.

Laporan terbaru juga menunjukan adanya peningkatan hampir 240 persen dalam kasus mingguan sejak akhir Juli, ketika kasus positif pada anak masih 71.726 per minggu.

Lonjakan kasus positif itu terus mendesak penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang pandemi pada anak-anak, termasuk efek kesehatan fisik, emosional, dan mental.

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 5,2 juta kasus Covid-19 pada anak di AS sejak awal pandemi. Meski begitu, infeksi yang mengakibatkan penyakit parah jarang terjadi pada anak, menurut laporan terbaru.

baca juga

Temuan itu bertepatan dengan lonjakan terus-menerus dalam tingkat penerimaan rumah sakit untuk pasien berusia 0-17 tahun.

Dikutip dari Fox News, pada 5 September, pasien Covid-19 usia anak mencapai 0,50 penerimaan per 100.000 penduduk, menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Pada awal Juli, angkanya sekitar 0,07 per 100.000.

Orang dewasa di atas usia 70 tahun menjadi tingkat tertinggi penerimaan pasien baru sekitar 8 per 100.000. Pada akhir Agustus, kasus mingguan per 100.000 menjadi yang tertinggi di antara remaja berusia 16-17, dibandingkan dengan semua kelompok usia lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 14 September: Positif 190, Sembuh 501, Meninggal 2

Update COVID-19 Jakarta 14 September: Positif 190, Sembuh 501, Meninggal 2

Jakarta | Selasa, 14 September 2021 | 18:52 WIB

Update 14 September: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.128 Kasus, 250 Jiwa Meninggal

Update 14 September: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.128 Kasus, 250 Jiwa Meninggal

News | Selasa, 14 September 2021 | 17:24 WIB

Update Covid-19 Global: Vaksinasi Dosis Kedua Rendah, India Rentan Alami Lonjakan Lagi

Update Covid-19 Global: Vaksinasi Dosis Kedua Rendah, India Rentan Alami Lonjakan Lagi

Health | Selasa, 14 September 2021 | 11:04 WIB

Terkini

Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?

Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Bamus Betawi soal Demo Warga Pati ke Jakarta: Jangan Datang Banyak-banyak

Bamus Betawi soal Demo Warga Pati ke Jakarta: Jangan Datang Banyak-banyak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Industri Aftermarket Roda Dua Indonesia Kembali Menggeliat Lewat IMHAX 2026

Industri Aftermarket Roda Dua Indonesia Kembali Menggeliat Lewat IMHAX 2026

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:50 WIB

KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor

KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Panduan Pilih Warna Cat Ruang Tamu Pembawa Hoki Sesuai Arah Mata Angin

Panduan Pilih Warna Cat Ruang Tamu Pembawa Hoki Sesuai Arah Mata Angin

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Danantara Mau Bangun Jaringan Charging Station Motor Listrik

Danantara Mau Bangun Jaringan Charging Station Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh

Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital

Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays

Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays

Bri | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

×