alexametrics

Hati-hati Jerawat Otak, Kondisi Pembuluh Darah Menonjol yang Bisa Sebabkan Stroke

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Hati-hati Jerawat Otak, Kondisi Pembuluh Darah Menonjol yang Bisa Sebabkan Stroke
Ilustrasi otak (Elements Envato)

Jerawat otak sendiri adalah kondisi aneurisma otak, atau pembuluh darah yang melebar dan menonjol seperti balon.

Suara.com - Bukan hanya wajah dan tubuh, ternyata otak juga bisa mengalami jerawat. Berbeda dengan jerawat biasa, jerawat otak bisa sangat berbahaya bagi pengidapnya.

Jerawat otak sendiri adalah kondisi aneurisma otak, atau pembuluh darah yang melebar dan menonjol seperti balon.

Bila jerawat otak pecah, akibatnya bisa sangat fatal mulai dari terjadi pendarahan otak atau subarachnoid, kerusakan otak, hingga berisiko memicu stroke.

Spesialis Saraf dr. Abrar Arham, SpBS mengatakan, mayoritas atau hampir semua pasien yang datang dengan keluhan aneurisma otak sudah dalam kondisi pecah, yang membuat penanganan semakin sulit.

Baca Juga: Studi Baru Sebut Virus Corona Covid-19 Bukan Penyakit Pernapasan, Ini Faktanya!

"Hanya 10 persen pasien yang datang ke kita itu aneurismanya belum pecah, yang 90 persennya datang pecah semua, kita ini sibuk nanganin yang pecah-pecah, kondisinya sudah berat," ujar dr. Abrar dalam acara diskusi Kamis, (16/9/2021).

Ia melanjutkan, pasien aneurisma yang sudah dalam kondisi pecah memerlukan penanganan lebih rumit dan kemungkinan untuk kembali sembuh perlu penobatan hingga tahunan.

Belum lagi risiko kematian yang tinggi atau biaya pengobatan yang lebih mahal. Untuk itu, lanjut dr. Abrar, lebih baik menangani aneurisma sebelum pecah.

"Kalau banyak yang paham, bahwa lebih murah dan mudah ditangani sebelum pecah, kematian karena aneurisma yang bisa menyebabkan stroke bisa dikurangi," terang dr. Abrar.

Aneurima sendiri terjadi akibat lemahnya dinding pembuluh darah, dan pecahnya aneurisma ini diperkirakan dialami satu orang setiap 18 menit sekali.

Baca Juga: Kenali Bahaya Serangan Stroke Berulang, Bisa Lebih Parah dari Serangan Pertama

Selain itu, aneurisma otak dapat terjadi pada siapa saja, dan umumnya sebelum pecah aneurisma tidak bergejala, sehingga dianjurkan untuk melakukan brain check- up secara rutin.

Di sisi lain, aneurisma memang tidak selalu berujung pada kasus kematian. Namun kualitas hidup penderitanya juga menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga. Kecacatan, perawatan, tenaga, dan biaya besar menjadi faktor penting yang perlu dipahami oleh penderita jerawat otak atau aneurisma otak.

Komentar