Update Covid-19 Global: Inggris Didesak Punya Rencana Darurat Untuk Hadapi Musim Dingin

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 17 September 2021 | 10:27 WIB
Update Covid-19 Global: Inggris Didesak Punya Rencana Darurat Untuk Hadapi Musim Dingin
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Update Covid-19 di seluruh dunia per Jumat (17/9) pukul 07.00 WIB menunjukkan total infeksi telah lebih dari 227,79 juta. Sedangkan kematian akibat virus corona itu sebanyak 4,68 juta jiwa.

Dalam 24 jam terakhir tercatat penambahan kasus sebanyak 563.624 kasus, yang didominasi di Amerika Serikat yang melaporkan 148.095 kasus.

Dalam waktu yang sama, angka kematian bertambah 9.100 jiwa, juga didominasi Amerika Serikat yang melaporkan 1.858 jiwa.

Sedangkan total kesembuhan mencapai 204,44 juta kasus. Sehingga kasus aktif atau jumlah orang yang masih positif Covid-19 di seluruh dunia hingga saat ini masih lebih dari 18,66 juta.

Inggris Butuh Rencana Darurat Penanganan Covid-19
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa penurunan infeksi telah terjadi dalam sepekan terakhir di sejumlah negara.

Namun, beberapa wilayah masih alami lonjakan kasus, salah satunya negara-negara di Eropa. Inggris bahkan telah mencapai jumlah infeksi Covid-19 tertinggi di Eropa dengan melaporkan lebih dari 30 ribu kasus per hari. Pemerintah setempat diminta memiliki rencana darurat untuk penanganan paparan virus corona selama musim dingin nanti.

Dalam dokumen setebal 30 halaman yang dirilis oleh pemerintah mencakup apa yang disebut "Rencana B", yaitu perangkat tindakan yang lebih keras jika NHS (National Health System) di Inggris kewalahan atasi pasien Covid-19 selama bulan musim dingin.

Di bawah rencana tersebut, penggunaan masker akan sangat diwajibkan, paspor vaksin juga menjadi persyaratan hukum untuk tempat-tempat seperti klub malam, festival luar ruangan, dan pertandingan sepak bola.

"Jika saya yang bertanggung jawab, padahal bukan, saya akan mengatakan kepada Pemerintah 'langsung ke Rencana B'," kata Profesor Tim Spector, ilmuwan utama di aplikasi ZOE COVID Study, dikutip dari Mirror.

baca juga

Ia mengingatkan, pemerintah jangan menunggu NHS kewalahan mengurus pasien dan menderita begitu lama untuk mengalami trauma lebih lanjut.

"Negara-negara lain telah menunjukkan (penurunan kasus), bahwa kita dapat dengan jelas menurunkan angka-angka ini sekarang jika kita mau," katanya.

Kasus Covid-19 di Inggris saat ini tercatat 7,33 juta, terbanyak di Eropa. Sementara angka kematiannya mencapai 134.805 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 16 September: Positif 176, Sembuh 342, Meninggal 9

Update COVID-19 Jakarta 16 September: Positif 176, Sembuh 342, Meninggal 9

Jakarta | Kamis, 16 September 2021 | 19:21 WIB

5 Perusahaan Terkenal ini Ternyata Berasal dari Inggris

5 Perusahaan Terkenal ini Ternyata Berasal dari Inggris

Your Say | Kamis, 16 September 2021 | 14:06 WIB

Izin Penggunaan Darurat Tidak Keluar, Vaksin Valvena Batal Digunakan Inggris

Izin Penggunaan Darurat Tidak Keluar, Vaksin Valvena Batal Digunakan Inggris

Health | Kamis, 16 September 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×