Sudah Menopause, Wanita Ini Alami Pendarahan Vagina Usai Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 19 September 2021 | 15:50 WIB
Sudah Menopause, Wanita Ini Alami Pendarahan Vagina Usai Vaksin Covid-19
Ilustrasi menstruasi, pendarahan vagina (Unsplash)

Suara.com - Seorang wanita yang berada pada fase post-menopause mengklaim dirinya mengalami pendarahan vagina setelah suntikan pertama vaksin Covid-19. Wanita bernama Jacqueline Goldsworthy, 57, sempat menjalani tes medis setelah suntikan pertama vaksin AstraZeneca.

Petugas medis pun khawatir pendarahan vagina yang dialami oleh Jacqueline mungkin merupakan tanda kanker atau penyakit lain. 

Goldsworthy, yang tidak mengalami menstruasi dalam dua dekade, percaya bahwa suntikan vaksin Covid-19 yang telah memicu pendarah vagina pada perempuan tersebut.

Tapi, dokter NHS mengatakan suntikan vaksin Covid-19 tidak bisa disalahkan sebagai penyebab pendarahan vagina. Meskipun, lebih dari 35 ribu wanita di Inggris melaporkan perubahan periode menstruasi setelah suntik vaksin Covid-19.

Menurut para dokter, belum ada cukup bukti untuk menghubungkan suntikan vaksin Covid-19 dengan siklus menstruasi yang tidak teratur.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Sebuah data resmi menunjukkan ada 366 laporan perdarahan pascamenopause atau perdarahan vagina setelah menopause pada wanita yang pernah suntik vaksin AstraZeneca, Pfizer atau Moderna.

Tapi, adanya data itu bukan berarti vaksin Covid-19 telah menyebabkan kondisi tersebut. Efeknya suntik vaksin Covid-19 pada pendarahan vagina mungkin hanya kebetulan.

Goldsworthy mengatakan dirinya hanya mengalami pendarahan vagina setelah dosis pertama vaksin Covid-19 AstraZeneca, bukan dosis kedua.

"Saya sudah berusia 57 tahun, menggunakan patch HRT dan sudah tidak mengalami pendarahan vagina dalam 20 tahun. Tapi setelah saya suntik vaksin Covid-19, saya mengalami pendarahan pasca-menopause," kata Jacqueline Goldsworthy dikutip dari The Sun.

Goldsworthy mengaku telah menjalani HRT selama 7 tahun, tetapi ia tidak pernah mengalami pendarahan vagina serupa sebelum suntik vaksin Covid-19.

"Tidak banyak informasi tentang ini sama sekali. Saya tidak bisa menemukan banyak informasi mengenai hal ini ketika secara online. Saya tidak bisa menyalahkan dokter NHS yang menyatakan itu sebagai gejala kanker serviks. Tapi, saat saya mengatakan itu terjadi setelah vaksin Covid-19, mereka menyangkalnya dan mengatakan tidak mungkin," katanya.

Meski begitu, wanita paruh baya itu tetap mengatakan kepada publik bahwa ia mengalami pendarahan vagina setelah suntik vaksin AstraZeneca. Bahkan, sebuah bukti menunjukkan vaksin Covid-19 tidak akan memberikan efek pada kesuburan atau risiko keguguran.

"Kami menyarankan semua wanita yang mengalami pendarahan hebat tidak biasa, terutama setelah menopause untuk konsultasi dengan profesional kesehatan," kata Dr Jo Mountfield, wakil presiden Royal College of Obstetricians and Gynaecologists.

Namun, Dr Jo tetap menyarankan semua orang harus tetap suntik vaksin Covdi-19 tanpa mengkhawatirkan efek sampingnya pada kesuburan wanita.

Dr Raj Mathur, seorang konsultan dalam kedokteran reproduksi, mengatakan nampaknya vaksin Covid-19 bisa menyebabkan gangguan sementara dalam siklus menstruasi.

Sebuah bukti lain juga menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 tidak menunjukkan efek samping pada kesuburan maupun meningkatkan risiko keguguran. Di samping itu, kualitas sperma pria dan kemanjuran program IVF juga tidak terpengaruh oleh vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suntikan Booster vs Campuran 2 Vaksin Covid-19, Manakah yang Lebih Efektif?

Suntikan Booster vs Campuran 2 Vaksin Covid-19, Manakah yang Lebih Efektif?

Health | Minggu, 19 September 2021 | 13:53 WIB

Vaksin Sputnik Light Dapatkan Persetujuan Uji Coba Fase III, Apa Kelebihannya?

Vaksin Sputnik Light Dapatkan Persetujuan Uji Coba Fase III, Apa Kelebihannya?

Health | Minggu, 19 September 2021 | 11:59 WIB

Ahli Reproduksi Dorong Peneliti untuk Selidiki Hubungan Vaksin Covid-19 dan Menstruasi

Ahli Reproduksi Dorong Peneliti untuk Selidiki Hubungan Vaksin Covid-19 dan Menstruasi

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 18:11 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB