Alami Gangguan Pendengaran di Usia Muda Dapat Tingkatkan Risiko Demensia

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 20 September 2021 | 22:42 WIB
Alami Gangguan Pendengaran di Usia Muda Dapat Tingkatkan Risiko Demensia
Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)

Suara.com - Seseorang yang belum mencapai usia lanjut, atau dalam rentang usia 45-65 tahun, tapi sudah mengalami gangguan pendengaran, berisiko lebih tinggi alami demensia. Berdasarkan hasil penelitian, risiko itu bisa meningkat hingga 1,9 kali lebih tinggi dibandingkan populasi normal.

Derajat gangguan pendengaran yang berisiko demensia dikatakan jika pengukuran dengan audiometri lebih dari 25 desibel (dB). Namun, tes gangguan pendengaran juga bisa dilakukan dengan lebih sederhana.

"Bisa melakukan tes sederhana dengan minimal menggunakan tes gesek jari. Jadi menggunakan jari digesekan ke telinga, pastikan masih bisa mendengar suara gesekan atau tidak. Atau kalau misalnya memiliki jam tangan yang ada detiknya, bisa ditempelkan jam di telinga. Coba didengar apakah bisa mendengar suara," papar dokter spesialis saraf dr. Octavianus Darmawan, Sp.P., dalam webinar Brain Awareness Week, Senin (20/9/2021).

Jika melalui tes sederhana itu pun sudah tidak bisa mendengar suara, menurut dokter Octavianus, kemungkinan sudah terjadi gangguan pendengaran. Sebaiknya segera lakukan pengecekan ke dokter THT agar bisa dipastikan secara medis.

Ia menjelaskan bahwa seseorang yang alami gangguan pendengaran bisa semakin memperberat kerja otak. Hal itu yang bisa jadi pemicu demensia terjadi.

"Karena kita tidak bisa mendengar dengan baik, kita harus memperkirakan apa yang kita dengar, sehingga beban otak untuk berpikir tentunya akan semakin berat. Kalau kita sulit mendengar, orang tentunya akan malas berkomunikasi dengan kita. Sehingga kontak sosial juga semakin berkurang," paparnya.

Kedua kondisi tersebut, lambat laun akan mengakibatkan peningkatan terjadinya depresi.

"Syukurnya dengan penggunaan alat bantu dengar, fungsi pendengaran bisa lebih baik, ternyata kejadian demensia juga bisa berkurang," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas Tingkatkan Risiko Demensia, Bagaimana Mekanismenya?

Obesitas Tingkatkan Risiko Demensia, Bagaimana Mekanismenya?

Health | Senin, 20 September 2021 | 22:34 WIB

Segini Takaran Konsumsi Alkohol yang Aman Agar Tidak Alami Demensia

Segini Takaran Konsumsi Alkohol yang Aman Agar Tidak Alami Demensia

Health | Senin, 20 September 2021 | 18:45 WIB

Deteksi Gejala Demensia, Waspadai Pusing atau Sakit Kepala ketika Berdiri Tegak!

Deteksi Gejala Demensia, Waspadai Pusing atau Sakit Kepala ketika Berdiri Tegak!

Health | Minggu, 19 September 2021 | 14:44 WIB

Terkini

BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun

BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun

Riau | Jum'at, 18 September 2026 | 20:22 WIB

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:21 WIB

BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026

BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026

Kaltim | Jum'at, 18 September 2026 | 20:19 WIB

BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan

BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan

Sumsel | Jum'at, 18 September 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak yang Dikenal Paling Pedas saat Memberikan Kritik dan Saran, Tajam Tanpa Basa-basi

5 Zodiak yang Dikenal Paling Pedas saat Memberikan Kritik dan Saran, Tajam Tanpa Basa-basi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:10 WIB

Menkeu Suahasil Puji Kinerja Bea Cukai Usai Sita 1,1 Miliar Batang Rokok Ilegal

Menkeu Suahasil Puji Kinerja Bea Cukai Usai Sita 1,1 Miliar Batang Rokok Ilegal

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 20:10 WIB

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 20:06 WIB

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:05 WIB

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

×