Deteksi Gejala Demensia, Waspadai Pusing atau Sakit Kepala ketika Berdiri Tegak!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 19 September 2021 | 14:44 WIB
Deteksi Gejala Demensia, Waspadai Pusing atau Sakit Kepala ketika Berdiri Tegak!
Ilustrasi berdiri. (Shutterstock)

Suara.com - Demensia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan hilangnya memori, yang lebih dari sekadar efek penuaan. Kondisi ini ditandai dengan gumpalan protein beracun di otak, yang mencegah sel-sel otak berkomunikasi satu sama lain.

Deteksi bahaya demensia lebih dini bisa membantu menentukan metode pengobatan yang paling efektif. Anda bisa mewaspadai tanda bahaya demensia ini ketika berdiri.

Hipotensi ortostatik adalah suatu bentuk tekanan darah rendah yang ditandai dengan kegagalan pembuluh darah untuk menyempit saat tubuh dalam kondisi berdiri tegak.

Penurunan tekanan darah ini mengurangi aliran darah ke otak, yang menyebabkan perasaan pusing dan sakit kepala.

Andreea M Rawling, dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, mengatakan hipotensi ortostatik telah dikaitkan dengan penyakit jantung. Ia dan timnya pun melakukan penelitian besar untuk memastikan bentuk tekanan darah rendah ini berkaitan dengan masalah di otak, khususnya demensia.

Ilustrasi Demensia (Pexels/Harun Tan)
Ilustrasi Demensia (Pexels/Harun Tan)

Sebuah studi telah menyelidiki hubungan antara hipotensi dan demensia pada 11.709 orang dewasa tanpa riwayat penyakit coroner yang menyelesaikan lima kunjungan tindak lanjut selama rata-rata 25 tahun.

Tekanan darah para peserta pun diukur setiap 5 menit setelah mereka berdiri dengan gerakan cepat dan setelah 20 menit berbaring. Dalam hal ini, tekanan darah rendah didefinisikan sebagai penurunan setidaknya 20 mm/Hg tekanan darah sistolik atau 10 mm/Hg pada tekanan darah diastolik.

Di sisi lain, tekanan darah normal didefinisikan sebagai kurang dari 120/80mm/Hg. Para peneliti mencatat bahwa lima persen dari kohort memiliki tekanan darah rendah pada awal penelitian.

Setelah meninjau catatan medis peserta, peneliti menemukan bahwa 1.068 peserta terus mengembangkan demensia dan 842 mengalami stroke iskemik.

Temuan ini menunjukkan bahwa peserta dengan hipotensi ortostatik di awal penelitian memiliki risiko 54 persen lebih tinggi untuk mengembangkan demensia dibandingkan mereka yang tidak.

Sekitar 13 persen pasien dengan hipotensi ortostatik mengembangkan demensia dibandingkan dengan 0 persen pasien tanpa hipotensi ortostatik. Selanjutnya, risiko mereka mengalami stroke iskemik 2 kali lipat di antara pasien dengan hipotensi ortostatik.

Sekitar 15 persen pasien dengan hipotensi ortostatik mengalami stroke iskemik, dibandingkan dengan 6,8 persen dari mereka yang tidak mengalami hipotensi.

"Mengukur hipotensi ortostatik di usia paruh baya mungkin merupakan cara baru untuk mengidentifikasi orang-orang yang perlu dipantau secara hati-hati untuk demensia atau stroke," kata Rawlings dikutip dari Express.

Tapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengklarifikasi hal-hal yang mungkin menyebabkan hubungan antara hipotensi ortostatik dan demensia serta menemukan strategi pencegahannya.

Studi ini menambah garis penelitian yang menunjukkan tekanan darah rendah meningkatkan risiko penurunan kognitif berkaitan dengan usia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adrenalin Dilepaskan Serta Pupil Melebar, Inilah yang Terjadi saat Nonton Film Horor!

Adrenalin Dilepaskan Serta Pupil Melebar, Inilah yang Terjadi saat Nonton Film Horor!

Health | Kamis, 16 September 2021 | 21:02 WIB

Pikun Bukan Hal Normal dan Wajar, Begini Cara Mencegahnya

Pikun Bukan Hal Normal dan Wajar, Begini Cara Mencegahnya

Health | Rabu, 15 September 2021 | 12:28 WIB

Orang Katarak Berisiko Alami Demensia, Begini Menurut Temuan Peneliti

Orang Katarak Berisiko Alami Demensia, Begini Menurut Temuan Peneliti

Health | Selasa, 14 September 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB