Hari Alzheimer Sedunia 2021, Kenali Gejala Hingga Faktor Risikonya

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 21 September 2021 | 11:15 WIB
Hari Alzheimer Sedunia 2021, Kenali Gejala Hingga Faktor Risikonya
Ilustrasi Alzheimer. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Alzheimer Sedunia diperingati setiap tanggal 21 September. Mengutip laman Alzint.org, Hari Alzheimer Sedunia merupakan kampanye internasional untuk meningkatkan kesadaran dan menyoroti masalah yang dihadapi oleh orang-orang yang terkena demensia.

Perayaan World Alzheimer's Month 2021 kali ini mengusung tema "Kenali Alzheimer: Pentingnya Deteksi Dini". Kampanye tahun ini akan menyoroti tanda-tanda peringatan demensia, mendorong orang untuk mencari informasi, saran dan dukungan, serta pentingnya diagnosis tepat waktu.

Dengan mencari informasi, saran dan dukungan, dan kemungkinan diagnosis, orang akan lebih mampu mempersiapkan, merencanakan, dan beradaptasi.

Mengutip laman Alzi.or.id, penyakit Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia. Selama sakit berlangsung, zat kimia dan struktur otak berubah sehingga menyebabkan kematian sel-sel otak.

Menurut Asosiasi Alzheimer, penyakit Alzheimer menyumbang 60 hingga 80 persen kasus demensia. Kebanyakan orang dengan penyakit ini mendapatkan diagnosis setelah usia 65 tahun.

Tidak ada obat untuk Alzheimer, tetapi ada perawatan yang dapat memperlambat perkembangan penyakit.

Penyebab dan faktor risiko Alzheimer
Mengutip dari Antara, para ahli belum menentukan penyebab tunggal penyakit Alzheimer, tetapi mereka telah mengidentifikasi beberapa faktor risiko tertentu, seperti usia yang kebanyakan di atas 65 tahun, riwayat keluarga atau ada anggota keluarga dekat yang mengalaminya, serta genetik.

Akan tetapi, jika Anda memiliki satu atau lebih dari faktor risiko di atas, tidak berarti Anda akan memiliki penyakit Alzheimer di kemudian hari. Ini hanya sebuah risiko saja.

Gejala penyakit Alzheimer
Setiap orang memiliki episode kelupaan dari waktu ke waktu. Tetapi orang-orang dengan penyakit Alzheimer menunjukkan perilaku dan gejala tertentu yang terus berlanjut dan semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Hal ini dapat mencakup kehilangan ingatan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, seperti kemampuan untuk menepati janji, kesulitan memecahkan masalah, bingung dari waktu ke waktu, tak ingat waktu dan tempat, kebersihan pribadi menurun, perubahan suasana hati dan kepribadian, serta menarik diri dari teman, keluarga dan komunitas.

Gejala-gejala tersebut akan berubah sesuai dengan stadium penyakit dan bisa berkembang menjadi gejala yang lebih parah.

Alzheimer onset dini
Alzheimer biasanya menyerang orang berusia 65 tahun ke atas, namun dapat terjadi pada orang-orang di usia 40-an atau 50-an. Itu disebut dengan Alzheimer onset dini, atau onset yang lebih muda. Jenis Alzheimer ini mempengaruhi sekitar 5 persen dari semua orang dengan kondisi tersebut.

Gejala awal Alzheimer dapat mencakup kehilangan memori ringan dan kesulitan berkonsentrasi atau menyelesaikan tugas sehari-hari. Mungkin sulit untuk menemukan kata yang tepat saat berbicara dan mungkin lupa waktu. Masalah penglihatan ringan, seperti kesulitan membedakan jarak, juga dapat terjadi.

Mendiagnosis penyakit Alzheimer
Satu-satunya cara pasti untuk mendiagnosis seseorang dengan penyakit Alzheimer adalah dengan memeriksa jaringan otak mereka setelah kematian. Tetapi dokter juga dapat menggunakan pemeriksaan dan tes lain untuk menilai kemampuan mental Anda, mendiagnosis demensia, dan mengesampingkan kondisi lain.

Dokter kemungkinan akan mulai dengan mengambil riwayat medis, menanyakan seputar gejala, riwayat keluarga, kondisi kesehatan terkini, obat-obatan yang digunakan, diet, asupan alkohol, gaya hidup dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pikun Bukan Hal Normal dan Wajar, Begini Cara Mencegahnya

Pikun Bukan Hal Normal dan Wajar, Begini Cara Mencegahnya

Health | Rabu, 15 September 2021 | 12:28 WIB

Kebisingan Lalu Lintas Tingkatkan Risiko Alzheimer, Ini Sebabnya

Kebisingan Lalu Lintas Tingkatkan Risiko Alzheimer, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 10 September 2021 | 09:30 WIB

Ahli: Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Lonjakan Kasus Demensia

Ahli: Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Lonjakan Kasus Demensia

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB