Jangan Asal Minum Teh Hijau, Ini Jumlah dan Waktu yang Tepat Meminumnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 23 September 2021 | 08:00 WIB
Jangan Asal Minum Teh Hijau, Ini Jumlah dan Waktu yang Tepat Meminumnya!
Ilustrasi teh hijau. [Freepik]

Suara.com - Teh hijau menjadi salah satu minuman yang dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. Karena, teh hijau adalah salah satu teh yang tidak terlalu banyak diproses dan terbuat dari daun yang tidak teroksidasi.

Teh hijau ini kaya akan antioksidan yang bisa membuat tubuh tetap sehat dan mengurangi risiko berbagai penyakit. Beberapa orang mungkin hanya minum teh hijau sekali dan beberapa lain minum lebih dari sekali.

Menurut Pusat Informasi Bioteknologi Nasional dilansir dari Times of India, teh hijau dihasilkan dari pengukusan daun teh yang baru dipanen untuk mencegah fermentasi sehingga menghasilkan produk yang kering dan stabil.

Pengukusan daun teh ini menghancurkan enzim yang bertanggung jawab untuk memecah pigmen warna pada daun teh dan memungkinkan teh mempertahankan warnanya saat proses penggulungan dan pengeringan.

Teh hijau sarat dengan antioksidan dan polifenol dan memiliki kafein. Konsumsi teh hijau lebih dari 3 cangkir sehari bisa membuat Anda lebih nyenyak ketika tidur malam.

Ilustrasi teh hijau. (Pixabay/apple deng)
Ilustrasi teh hijau. (Pixabay/apple deng)

Teh hijau ini bersifat diuretik dan dapat mengeluarkan elemen penting dari sistem Anda. Waktu terbaik untuk minum teh hijau adalah siang hari dan ketika makan malam. Anda juga lebih baik jangan minum teh hijau ketika perut kosong.

Anda bisa minum teh hijau 2 jam sebelum dan 2 jam setelah makan. Minum teh hijau di antara waktu makan akan meminimalkan asupan nutrisi dan menghambat penyerapan zat besi dan mineral dari makanan Anda.

Minum teh hijau telah dikaitkan dengan pencegahan banyak penyakit, seperti kanker paru-paru, usu besar, mulut kerongkongan, lambung usus kecil, ginjal, pancreas dan kelenjar susu.

Teh hijau juga meningkatkan metabolisme Anda untuk menurunkan berat badan. Minuman ini juga memiliki sifat anti bakteri, kaya antioksidan, mineral dan vitamin yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Tak hanya itu, teh hijau juga memiliki sifat anti-penuaan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Minum teh hijau secara rutin bisa mengurangi kolesterol, meningkatkan fungsi otak dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Banyak Khasiat, Ini 5 Manfaat teh Hijau Bagi Tubuh

Punya Banyak Khasiat, Ini 5 Manfaat teh Hijau Bagi Tubuh

Bali | Selasa, 21 September 2021 | 09:15 WIB

Cara Menurunkan Kolesterol Jahat dengan 4 Minuman ini, Salah Satunya Alkohol

Cara Menurunkan Kolesterol Jahat dengan 4 Minuman ini, Salah Satunya Alkohol

Kalbar | Kamis, 16 September 2021 | 16:37 WIB

Pentingnya Minum Teh Kualitas Baik, Bisa Jadi Alat Kontemplasi

Pentingnya Minum Teh Kualitas Baik, Bisa Jadi Alat Kontemplasi

Lifestyle | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB