7 Cara Menurunkan Darah Tinggi: Olahraga hingga Stop Merokok

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 23 September 2021 | 19:16 WIB
7 Cara Menurunkan Darah Tinggi: Olahraga hingga Stop Merokok
7 Cara Menurunkan Darah Tinggi: Olahraga hingga Stop Merokok - Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Tekanan darah tinggi bisa membuat kondisi mental dan fisik bermasalah sebab tekanan darah tinggi termasuk kasus medis berbahaya yang dapat merusak jantung. Berikut Suara.com, memberikan rekomendasi cara menurunkan darah tinggi.

Jika tidak segera diatasi, tekanan darah tinggi bisa meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, setiap orang harus punya cara menurunkan darah tinggi. Berikut dilansir dari Medical News Today, ada 7 cara menurunkan tekanan darah tinggi. 

1. Berolahraga secara teratur 

Olahraga tak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh tapi juga salah satu cara menurunkan darah tinggi yang cukup sering direkomendasikan para ahli kebugaran dan medis.

Olahraga seperti jalan kaki dengan jarak sampai 1 km, atau berlari sekali per minggu selama 70-150 menit dapat menjaga kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah. Bahkan sekalipun Anda hanya bisa berjalan kaki selama 30 menit per hari sudah dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, jadi cobalah. 

2. Kurangi asupan natrium 

Anda mungkin sering makan makanan yang mengandung natrium. Mulai sekarang ini harus dikurangi untuk mengatasi darah tinggi. Banyak penelitian mengungkap salah satu cara menurunkan darah tinggi adalah dengan mengurangi asupan natrium yang ada pada garam.

Disarankan untuk mengganti makanan olahan dengan buah-buahan segar, sayuran segar, dan tidak perlu dibumbui banyak garam. Lebih baik dibumbui rempah-rempah saja daripada garam. 

3. Hindari konsumsi alkohol 

Cara menurunkan darah tinggi selanjutnya adalah menghindari konsumsi alkohol. Kalau Anda kadang-kadang atau sering minum alkohol, ini saat yang tepat untuk mengurangi bahkan akan lebih baik lagi jika menghentikan kebiasaan minum alkohol. Sebab, penelitian mengungkap fakta, alkohol terkait dengan 16 persen kasus tekanan darah tinggi di seluruh dunia. 

4. Konsumsi makanan yang mengandung banyak kalium

Peneliti menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kalium agar terhindar darah tinggi. Kalium merupakan mineral penting yang dapat membantu tubuh membuang natrium dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Makanan yang mengandung kalium dalam tingkat tinggi antara lain:

  • sayuran, terutama sayuran hijau, tomat, kentang, dan ubi jalar 
  • buah, termasuk melon, pisang , alpukat, jeruk, dan aprikot 
  • produk susu, seperti susu dan yogurt tuna dan salmon kacang 
  • kacangan-kacangan dan biji-bijian 
  • kacang polong

5. Belajar mengelola stress

Stress diketahui sebagai pendorong utama tekanan darah tinggi. Saat perasaan stress meningkat secara kronis, tubuh berada dalam mode fight-or-flight yang konstan. Pada tingkat fisik, itu berarti detak jantung akan jadi lebih cepat dan pembuluh darah menyempit. Berikut tips yang layak untuk dicoba dalam mengurangi stress. 

  • Dengarkan musik yang menenangkan untuk menurunkan tensi sistem saraf.
  • Bekerja dengan santai tidak perlu terburu-buru dan atur jadwal dengan baik, bila bekerja sesuai jadwal, tentunya tidak ada tugas menumpuk dan Anda pun bisa menjadi lebih santai. 
  • Meditasi, langkah ini dapat membantu kita menenangkan pikiran dan menjadi lebih rileks, kita menjadi orang yang tidak mudah naik pitam ketika menghadapi masalah. 

6. Menurunkan berat badan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Stres? 4 Jenis Olahraga Ini Ampuh Mengusirnya Loh!

Lagi Stres? 4 Jenis Olahraga Ini Ampuh Mengusirnya Loh!

Your Say | Rabu, 22 September 2021 | 07:19 WIB

Hindari 5 Kebiasaan Ini Sebelum Tidur, Ketahui Dampaknya!

Hindari 5 Kebiasaan Ini Sebelum Tidur, Ketahui Dampaknya!

Health | Selasa, 21 September 2021 | 20:20 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 5 Kesalahan Olahraga yang Harus Dihindari!

Jangan Diabaikan, Ini 5 Kesalahan Olahraga yang Harus Dihindari!

Health | Selasa, 21 September 2021 | 17:40 WIB

Terkini

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB